Ciri-Ciri Tumbuhan Paku (Pteridophyta), Klasifikasi, Contoh, & Reproduksi

Ciri-Ciri Tumbuhan Paku, uniknya yaitu tumbuhan ini telah memiliki akar, batang, dan daun menyerupai tumbuhan berbiji, tapi masih memiliki ciri menyerupai tumbuhan lumut yaitu berkembang biak dengan spora. Karena itu reproduksi tumbuhan paku juga mengalami metagenesis atau pergiliran keturunan.

Mari kita pelajari lebih detail lagi penjelasan ihwal tumbuhan paku yang nantinya meliputi klasifikasi, jenis-jenis dan contohnya, manfaat, serta reproduksi tumbuhan lumut. Jika kau berwisata mengunjungi kebun raya yang banyak tumbuhannya, atau mungkin jalan-jalan ke hutan. Mungkin kau pernah menemui tumbuhan yang menyerupai pakis tapi berbeda dengan pakis yang sebenarnya.

Lalu, apakah itu pakis ataukah tumbuhan paku? Agar lebih terang lagi, yuk mari pelajari ciri-ciri tumbuhan paku berikut ini.

Tumbuhan Paku

Berbeda dengan tumbuhan lumut, tumbuhan paku (pteridophyta) digolongkan tersendiri sebab tumbuhan ini telah memiliki kormus (cormophyta) berupa xylem dan floem yang berfungi sebagai jaringan pengangkut. Tumbuhan paku telah memiliki akar, batang, dan daun menyerupai halnya tumbuhan biji, namun masih berkembang biak dengan spora bukan biji. Inilah yang menimbulkan tumbuhan paku memiliki ciri khas sehingga dibedakan dari tumbuhan lumut dan tumbuhan berbiji.

Habitat tumbuhan paku biasanya di tempat-tempat lembab, basah, berair, ataupun di kawasan kering dan terbuka. Berdasarkan kajian evolusi, diperkirakan tumbuhan vaskuler berspora menyerupai paku ini telah mendominasi hutan selama masa karboniferus sekitar 360 juta tahun silam.

Ciri Ciri Tumbuhan Paku

Berikut ini yaitu beberapa ciri-ciri tumbuhan paku.

  1. Organisme autotrof yaitu menghasilkan makanan sendiri dengan fotosintesis
  2. Memiliki klorofil
  3. Termasuk organisme multiseluler
  4. Selnya bersifat eukariotik (dinding inti)
  5. Dinding sel tersusun atas selulosa
  6. Tumbuhan paku sudah memiliki akar, batang, dan daun sejati. Karena itu disebut sebagai cormophyta berspora.
  7. Sudah memiliki berkas pembuluh angkut xylem dan floem
  8. Memiliki 2 fase metagenesis, yaitu fase sporofit (2n) dan fase sporofit (n)
  9. Fase sporofit (2n) merupakan tumbuhan paku itu sendiri dan lebih lebih banyak didominasi daripada fase gametofit (n)
  10. Reproduksi tumbuhan paku dapat terjadi secara aseksual dengan pembentukan gemmae, dan reproduksi secara seksual dengan peleburan gamet jantan dan gamet betina
  11. Daun tumbuhan paku yang masih mudah (di episode ujung) biasanya menggulung dan bersisik
  12. Berdasarkan fungsinya, ada 2 tipe daun pada tumbuhan paku, yaitu daun tropofil (untuk fotosintesis) dan daun sporofil (untuk menghasilkan spora)
  13. Bagian yang menghasilkan spora disebut dengan sporangium, sporangium-sporangium ini akan dibungkus dalam wadah yang dinamakan sorus
  14. Berdasarkan bentuknya, ada daun mikrofil (daun kecil), dan daun makrofil (daun besar)
  15. Hidupnya di segala tempat, terutama di kawasan lembab dan basah, mampu juga di kawasan kering dan terbuka
  16. Bisa juga hidup di darat, perairan, dan ada juga yang menempel pada kulit tumbuhan lain
Baca Juga:  Arti peribahasa Sayang garam secacah, busuk kerbau seekor

ciri ciri tumbuhan paku pteridophyta, contoh, klasifikasi, reproduksi

Jenis-Jenis dan Contoh Tumbuhan Paku

Klasifikasi tumbuhan paku membagi jenis-jenis tumbuhan paku ke dalam 3 divisio, yaitu:

  1. Lycophyta (paku kawat), contohnya paku tanduk rusa (Lycopodium sp.)
  2. Sphenophyta (paku ekor kuda), contohnya paku ekor kuda (Equisetum debile)
  3. Pterophyta (paku sejati), contohnya sering dijumpai di sekitar yang menyerupai tumbuha pakis yaitu paku tiang (Alsophilla glauca)

Pembahasan selengkapnya ihwal jenis-jenis dan referensi tumbuhan paku, silakan pelajari disini » Jenis-Jenis Tumbuhan Paku.

Manfaat Tumbuhan Paku

Dalam kehidupan sehari-hari tumbuhan paku biasanya dimanfaatkan untuk tanaman hias di rumah-rumah misalnya paku suplir (Adiantum cuneatum), mampu juga dimanfaatkan untuk obat-obatan misalnya Lycopodium clavatum, untuk pupuk hijau misalnya Azolla pinnata.

Selengkapnya ihwal manfaat tumbuhan paku silakan pelajari disini » Manfaat Tumbuhan Paku.

Reproduksi Tumbuhan Paku

reproduksi tumbuhan paku (metagenesis)

Penjelasan selengkapnya ihwal reporoduksi atau pergiliran keturuan tumbuhan paku (metagenesis) silakan pelajari disini » Reproduksi Tumbuhan Paku

Demikian bahan tumbuhan yang membahas ciri-ciri tumbuhan paku, kalau masih ada kekurangan atau tidak terang silakan berikan komentar, atau boleh juga ejekan pertanyaan via Contact. Semoga bermanfaat bagi siapa saja yang mempelajarinya. Terima kasih.