Cara Mengatasi Permasalahan Kota Besar dengan Bedol Kota (Jakarta, Medan, Dll)

Salah satu cara yang paling mudah dan cepat dalam mengatasi banyak sekali dilema kota besar atau kota metropolitan yakni dengan memindahkan kota secara keseluruhan dari satu kawasan ke kawasan yang lainnya.  Pemindahan kota dari satu kawasan ke kawasan lainnya dapat disebut juga dengan sebutan Bedol Kota.  Semua kegiatan acara penduduk, bisnis, pemerintahan dan lain sebagainya dipindahkan secara total ke kawasan yang baru.  Setelah pemindahan terlaksana dengan baik, kota yang lama ditutup untuk umum dan kemudian dikelola oleh pemerintah bersama dengan pihak-pihak tertentu untuk melaksanakan rehabilitasi kota secara bertahap.

Bedol kota membutuhkan biaya yang cukup besar dan lahan yang sangat luas untuk dijadikan kota yang baru.  Yang pasti pemerintah harus dapat merencanakan dengan sebaik mungkin tata ruang kota sesuai dengan contoh-contoh kota yang telah sukses ditambah dengan penyempurnaan-penyempurnaan yang mungkin untuk dilakukan.  Selain itu pada rencana tata ruang kota yang ada dapat ditambahkan banyak sekali rencana masa depan yang mungkin untuk dilakukan sesuai dengan perkiraan perkembangan teknologi di masa depan.

Dengan adanya bedol kota secara total dan masal tidak akan memungkinkan adanya protes-protes yang keras yang merupakan penolakan dari banyak sekali unsur masyarakat.  Apalagi dengan adanya bedol kota segala biaya pembangunan dan pemindahan kota sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah beserta para donatur yang bersedia menyumbang.  Ditambah lagi dengan apa yang akan didapat oleh masyarakat secara umum akan lebih baik dari yang ditinggalkannya di kota yang lama.  Misalnya luas tanah yang didapat oleh warga masyarakat yakni dua kali lipat dari yang sebelumnya dengan luas bangunan yang sama dengan yang lama namun lebih modern, sehat, tahan gempa bumi, anti kebakaran, dan sesuai dengan standar internasional.  Warga yang tidak memiliki rumah pun juga akan diberikan kavling beserta rumah sederhana secara cuma-cuma.  Yang terang warga masyarakat yang tidak baik ibarat preman, penjahat, dan lain sebagainya dipindahkan ke kota lain dan dilarang tinggal di kota yang baru.

Di kota yang gres pun dapat dibuat pembagian-pembagian wilayah sesuai dengan jenis kegiatannya yang mendekati dengan warga masyarakat yang menjadi pelakunya.  Misalnya bab barat laut untuk wilayah bisnis jasa berbasis internet yang dikelilingi oleh pemukiman orang-orang yang bekerja di jenis usaha tersebut.  Atau mampu juga dibuat sesuai dengan bentuk pemukiman di kota yang lama khusus untuk kawasan tinggal sehingga antara warga yang satu dengan yang lain masih mampu tinggal berdekatan di kota yang baru.  Yang pasti banyak sekali kemudahan umum (fasum) dan kemudahan sosial (fasos) dipersiapkan sebaik mungkin dan luas lahan yang besar termasuk ruang terbuka hijau (RHT) yang besarnya diusahakan sebesar mungkin sekitar di atas 50 % dari lahan yang ada.  Jalan-jalan pun dibuat besar-besar dengan lahan cadangan di tengah jalan untuk pelebaran di kemudian hari bila diperlukan.

Dengan adanya bedol kota maka kota lama yang menjadi sehat dan layak dijadikan kota kawasan tinggal warga masyarakatnya dikarenakan telah direncanakan sedemikian rupa sehingga tidak akan menjadi kota yang kumuh, kotor dan tidak teratur ibarat di kota yang lama.  Apalagi dengan memilih kawasan yang sejuk dan hirau taacuh sebagai kota yang gres akan menambah kenyamanan orang-orang yang beraktifitas di kota yang baru.  Dengan bedol kota yang bersiklus dan terukur dengan baik, maka akan banyak orang yang akan mencicipi sisi aktual dari agenda tersebut.  Daerah di sekitar kota lama pun juga akan menikmati efek baiknya alasannya yakni kota yang lama menjadi kemudahan umum berukuran besar dengan banyak ruang terbuka hijau yang mengurangi polusi udara di kota-kota atau kabupaten-kabupaten yang ada di sekitar kota lama.