Cara Mengajarkan / Menyebarkan Ilmu Tanpa Menjadi Guru Pengajar Sekolah

Sebagai orang yang biasa-biasa saja bahwasanya kita mampu bertindak ibarat halnya seorang guru yang mampu menebar ilmu ke banyak orang.  Cukup dengan menuliskan sesuatu yang mampu menambah wawasan atau mengingatkan sesuatu hal yang bermanfaat ke orang lain maka kita mampu menebarkan ilmu ke orang lain.  Tanpa harus memiliki murid dan berafiliasi dengan sekolah kita pun tetap mampu melakukannya.

Cara Menyebarkan Ilmu / Menyebarkan Ilmu Tanpa Mengajar di Sekolah Menjadi Guru :

1. Membuat Buku

Jika punya banyak wawasan dan waktu luang maka kita mampu membuat buku.  Bisa buku yang fiksi maupun yang non fiksi.  Namun kedua jenis buku tersebut tetap dibuat untuk memberikan hal-hal bermanfaat kepada orang lain.  Namun kalau tidak mau berurusan dengan buku fisik yang merepotkan pengurusannya maka kita mampu mencoba membuat buku elektronik alias e-book.  Setelah ebook dibuat maka kita mampu sebarkan melalui internet semoga semakin banyak orang yang mampu mengakses buku tersebut secara gratis.

2. Menulis Artikel

Jika tidak memiliki wawasan yang luas dan tidak banyak waktu luang maka kita mampu membuat goresan pena yang pendek-pendek.  Setelah goresan pena dibuat maka kita mampu menerbitkannya di media massa atau di internet.  Jika tidak mau ambil pusing maka buat saja sebuah blog di internet yang gratisan untuk memuat tulisan-tulisan yang telah kita buat.  Semakin rutin dan bermanfaat artikel yang kita buat, maka akan semakin banyak orang yang mampu mengunjungi blog kita di dunia maya.

3. Mempublikasikan Ulang Sesuatu yang Bermanfaat

Jika kita tidak mampu membuat suatu goresan pena yang bagus, maka kita mampu mempublikasikan ulang karya orang lain yang menurut kita mampu menunjukkan manfaat yang besar pada orang lain yang membacanya.  Tentu saja ada baiknya kita meminta izin dahulu kepada pembuat tulisan.  Paling tidak kita menuliskan identitas penulis artikel di adegan bawah goresan pena sebagai tanpa penghormatan kepada penulis artikel sebelum kita publikasikan di mading (majalah dinding), bulletin, media sosial, situs jejaring sosial, messenger, email, mailing list (milis), dan lain sebagainya.  Mempublikasikan ulang karya orang lain di blog dan media internet lain hendaknya cukup meletakkan link menuju halaman web yang ada goresan pena aslinya, sebab copy paste mampu berdampak buruk bagi blog atau situs web yang memuat artikel dari penulis aslinya.

Itulah beberapa cara yang mampu kita coba lakukan untuk menyebarkan ilmu dengan orang lain tanpa harus menjadi seorang guru yang mengajar di sekolah, daerah kursus, bimbingan belajar, dan lain sebagainya.  Tentu saja masih ada banyak cara lainnya yang mampu kita praktekan semoga ilmu yang kita miliki mampu bermanfaat untuk sesama manusia.  Atas segala kekurangan dan kelebihannya mohon maaf lahir dan batin.  Terima kasih.