Cara Menciptakan Generasi Muda Bebas Rokok (Anak-Anak dan Remaja)

Rokok yaitu lintingan daun tembakau kering yang biasanya diberi aneka macam materi kimia penyedap rasa.  Rokok dikonsumsi insan dengan cara membakarnya dan kemudian asapnya dimasukkan ke dalam paru-paru supaya racunnya terserap ke dalam badan supaya menjadikan efek sementara berupa perasaan-perasaan yang nikmat.  Rokok akan membuat penghisap asapnya menjadi kecanduan menyerupai kecanduan pada narkoba, sehingga para perokok akan sangat sulit sekali untuk berhenti total walaupun diiming-imingi uang milyaran rupiah.

Dilihat dari segi dampak negatif rokok, seharusnya rokok dilarang keras menyerupai narkoba.  Rokok tidak menawarkan keuntungan apa-apa baik bagi pelakunya, pemerintah maupun orang-orang yang tidak merokok namun berada di bersahabat para perokok.  Anak-anak pun ikut kena imbasnya sebab sebagian di antara mereka menjadi perokok aktif akhir pengaruh iklan rokok, pengaruh teman, dan lain sebagainya.

Walaupun pemerintah menerima banyak sekali uang dari cukai rokok, namun tetap saja pemerintah akan tekor sebab subsidi biaya kesehatan yang sangat besar sekali bagi seluruh perokok aktif dan pasif yang jatuh sakit akhir racun rokok.  Buruh industri rokok pun juga umumnya tetap miskin walaupun telah bertahun-tahun bekerja di pabrik rokok.  Hanya segelintir pemilik perusahaan rokok saja yang mendapat keuntungan besar luar biasa, sehingga mampu mengeluarkan dana besar untuk iklan dan beberapa di antara mereka mampu menjadi orang paling kaya di Indonesia.

Tidaklah mudah menghilangkan rokok dari negara kita selama pemerintah dan ulama tidak memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap kesehatan.  Ditambah lagi dengan kurangnya tugas serta masyarakat non perokok dalam memberantas rokok, membuat oknum pemerintah dan oknum pengusaha rokok gencar menebarkan pengaruh negatifnya kepada masyarakat luas.  Sekali menjadi perokok aktif, perusahaan rokok akan mendulang untung besar sebab seorang perokok mampu membeli dan menghabiskan beberapa bungkus rokok dalam satu hari.  Bukan hal yang mengherankan suatu keluarga menghabiskan uang jutaan rupiah perbulan untuk membeli rokok, walaupun berasal keluarga menengah ke bawah.

Beberapa Teknik Cara Pemberantasan Rokok yang Cukup Efektif :

1. Memotong Generasi

Anak-anak dan remaja dengan mulai tanggal lahir tertentu dilarang keras merokok layaknya mereka dilarang keras untuk menggunakan narkoba.  Para pelaku yang tertangkap tangan akan diberikan hukuman yang tegas dari pemerintah sehingga akan membuat mereka jera tidak mau merokok lagi.  Para orangtua perokok pun juga perlu diberi sanksi apabila membiarkan anaknya merokok atas sepengetahuan mereka.

2. Larangan Menjual Rokok

Rokok tidak boleh dijual bebas sebab kebanyakan pedagang rokok ketika ini tidak peduli siapa yang membeli rokok asalkan rokoknya laku.  Jika rokok dilarang maka dijual bebas maka tidak ada lagi orang yang mampu mensuplai rokok ke bawah umur dan remaja.  Para pedagang rokok yang menjadi miskin akhir pelarangan perdagangan rokok diberikan pekerjaan lain oleh pemerintah.

3. Tempat Khusus Merokok

Orang-orang berilmu balig cukup akal yang kecanduan rokok hanya diperbolehkan merokok di tempat-tempat khusus yang disediakan pemerintah menyerupai di puskesmas atau rumah sakit sambil diberikan terapi untuk mengurangi kerusakan badan perokok akhir rokok semenjak dini serta diberikan konseling (rehabilitasi) untuk menghilangkan ketergantungannya pada asap rokok.

4. Ketegasan Hukum Negara dan Hukum Agama

Pemerintah harus membuat payung hukum dari pelarangan rokok dalam bentuk undang-undang yang harus ditaati oleh seluruh perangkat pemerintah di bawahnya.  Para ulama pun juga harus tegas mengharamkan rokok yang dapat merusak kesehatan insan dan bahkan dapat menyebabkan selesai hidup secara perlahan-lahan.

5. Alih Profesi Pekerja Rokok

Para pekerja di sektor perokokan dibina dan dikaryakan oleh pemerintah dengan bekerja sama dengan para pengusaha baik dari dalam maupun luar negeri.  Indonesia yaitu negara yang kaya raya yang mampu mensejahterakan rakyatnya dengan mudah apabila dikelola dengan baik.  Dari sektor primer saja sudah cukup untuk membuat seluruh rakyat indonesia hidup sejahtera, apalagi ditambah dari sektor lainnya yang bersifat sebagai penunjang sektor primer.

6. Kampanye Pola Hidup Sehat

Pemerintah dapat memerintahkan media massa untuk resmi yang ada untuk mengkampanyekan gaya hidup sehat pada masyarakat.  Segala bentuk upaya media massa untuk mengajak masyarakat untuk merokok harus dilarang tegas.  Jika ada yang tidak mau, maka pemerintah dapat bertindak tegas dengan mencabut izin dari media massa tersebut.

Dengan aneka macam cara-cara yang telah disebutkan di atas, semoga dapat menghilangkan rokok dari daftar kebutuhan pokok sehari-hari pada masyarakat Indonesia.  Manusia pada dasarnya tidak membutuhkan asap rokok, sebab yang diperlukan yaitu karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan aneka macam unsur makanan penting bergizi lainnya.  Semoga goresan pena sederhana ini bermanfaat bagi seluruh umat manusia, terima kasih.