Cara Membuat Orang Mau Naik Kendaraan Umum / Transportasi Masal

Kemacetan di kota-kota besar di Indonesia pada umumnya dipicu oleh semakin banyaknya kendaraan langsung yang berkeliaran di jalan raya.  Ketidakseimbangan antara pertumbuhan jalan dengan pertumbuhan kendaraan bermotor menimbulkan jalan menjadi bertambah padat dari hari ke hari.  Terlebih lagi kalau masih terdapat transportasi umum berkecepatan rendah yang menghambat laju kendaraan lainnya di kota besar menyerupai bajaj, becak, bemo, oplet, delman, odong-odong, dan lain sebagainya.

Mau tidak mau pemerintah harus mau mencari jalan keluar untuk mengatasi permasalahan kemacetan yang kian hari kian bertambah parah.  Salah satunya yakni dengan melaksanakan konversi kebiasaan transportasi masyarakat, dari transportasi dengan kendaraan langsung ke transportasi dengan kendaraan umum.  Dengan memaksa masyarakat umum untuk menggunakan kendaraan umum dapat mengurangi jumlah kendaraan langsung yang beredar di jalan raya, sehingga ruang jalan raya yang ada dapat digunakan oleh kendaraan umum secara maksimal dan bebas hambatan.

Beberapa Upaya / Cara Untuk Membuat Masyarakat Mau Menggunakan Kendaraan Umum Masal :

1. Pelarangan Kendaraan Pribadi di Waktu Khusus

Jika kendaraan langsung dilarang melintas di jalan-jalan utama dan jalan-jalan tertentu pada jam sibuk, maka kemungkinan besar dapat membuat jalan raya menjadi sangat lenggang.  Baik kendaraan beroda empat maupun sepeda motor harus dilarang beroperasi di jalan-jalan tertentu, kecuali untuk sekedar melintas untuk menyebrang jalan saja.  Para pengguna kendaraan langsung mau tidak mau akan menggunakan kendaraan umum, berjalan kaki atau menggunakan sepeda, sepatu roda, skuter, skate board, dan lain sebagainya untuk hingga di daerah beraktivitas.

2. Memperbaiki Transportasi Publik

Kendaraan umum lama yang tidak nyaman harus diganti total dengan kendaraan umum gres yang jauh lebih nyaman, lebih aman, lebih teratur, lebih bersih, lebih beradab, lebih menghormati penumpang, dan lain-lain.  Jika pihak swasta tidak bisa menyediakan transportasi umum yang baik, maka pemerintahlah yang harus turun tangan.  Sistem setoran yang berlaku pada awak kendaraan umum dikala ini harus dilarang total demi memperbaiki citra transportasi umum di mata masyarakat secara umum.  Sistem kerja setoran hanya membuat pelayanan terhadap penumpang kendaraan umum menjadi terbengkalai sebab lebih mengutamakan keuntungan daripada kepuasan pelanggan.

3. Memberikan Prioritas Jalan Kepada Kendaraan Umum

Jika pelarangan kendaraan langsung di waktu tertentu tidak dapat diwujudkan, maka paling tidak pemerintah harus berani membuat jalur khusus kendaraan umum lebih banyak sehingga perjalanan kendaraan umum dari suatu daerah ke daerah yang lainnya bisa berjalan dengan lancar tanpa kemacetan yang berarti.  Masyarakat yang muak dengan kemacetan pun nantinya bisa beralih menggunakan kendaraan umum yang bebas dari kemacetan yang parah.

4. Memberikan Insentif Kepada Pengguna Kendaraan Umum

Apabila sanggup, maka akan jauh lebih baik lagi kalau seluruh penumpang kendaraan umum digratiskan pada jam-jam sibuk tertentu.  Hal tersebut tentu saja akan menjadi faktor yang sangat menarik bagi masyarakat.  Biaya materi bakar kendaraan bermotor yang makin lama makin mahal jawaban turunnya nilai uang secara umum (inflasi) tentu saja akan menunjukkan pengaruh pada pemilihan transportasi yang akan digunakan oleh orang-orang yang terbiasa menggunakan kendaraan langsung untuk melaksanakan acara sehari-hari.

5. Mengurangi Taksi dan Kendaraan Carteran di Waktu Tertentu

Taksi merupakan kendaraan umum yang memiliki sifat yang sangat menyerupai dengan kendaraan pribadi.  Oleh sebab itu perlu diberlakukan pembatasan jumlah taksi yang beroperasi pada waktu-waktu tertentu biar dapat mengurangi kemacetan yang kerap terjadi.

Itulah beberapa hal yang dapat diterapkan untuk mengubah kebiasaan masyarakat yang tadinya terbiasa menggunakan kendaraan langsung ke mana-mana menjadi menggunakan kendaraan umum untuk bepergian ke mana-mana secara nyaman, aman, tenang, cepat, hemat dan tepat.  Mudah-mudahan bisa menunjukkan manfaat untuk kita semua.  Atas segala kekurangan dan kesalahan mohon maaf.  Terima kasih.