Cara Membersihkan dan Menjernihkan Air Sungai/Kali Kota yang Kotor Tercemar

Selama ini orang-orang yang baik selalu mendambakan dapat meminum air sungai pribadi tanpa dimasak atau diolah terlebih dahulu.  Sebenarnya cita-cita ini dapat diwujudkan apabila ada kemauan keras dari pemerintah dan juga sumbangan dari warga masyarakatnya.  Dari hulu sungai ke hilir sungai harus sama-sama menerima perhatian yang sangat serius dari pemerintah sentra dan juga pemerintah daerah.  Karena tidak mungkin untuk membersihkan air sungai di kawasan hilir bila air sungai di kawasan hulunya tidak dijaga kebersihannya.

Beberapa Hal yang Dapat Dilakukan Untuk Menjernihkan / Membersihkan Air Sungai / Kali :

1. Steril Daerah Bantaran Kali

Sekitar kurang lebih jarak setengah atau satu kilometer dari kali harus dilakukan sterilisasi dari tanah dan bangunan milik warga masyarakat.  Daerah bantaran kali harus sepenuhnya dikuasai oleh pemerintah sentra atau pemerintah daerah.  Lahan tersebut nantinya dipagar dan tidak dapat dimasuki oleh orang-orang yang tidak berkepentingan di waktu-waktu tertentu.  Daerah bantaran kali pun juga harus dijaga ketat minimal dengan kamera cctv semoga tidak ada orang yang menyerobot lahan atau masuk untuk buang sampah ke kali.

2. Buat Waduk / Danau Buatan untuk Memurnikan Limbah Rumah Tangga

Aliran air limbah masyarakat dari selokan dialihkan sedemikian rupa ke waduk-waduk yang berteknologi canggih.  Waduk tersebut berfungsi untuk menyaring air limbah rumah tangga masyarakat semoga menjadi ramah lingkungan.  Setelah air waduk tersebut telah layak dan ramah lingkungan, barulah dapat dibuang ke kali atau sungai di dekatnya.

3.  Menghukum Berat Industri yang Buang Limbah Sembarangan

Baik industri kecil menengah maupun industri besar secara bergotong royong dengan sesamanya wajib membuat tempat pengelolaan limbah buang mereka.  Dengan demikian tidak lagi membuang sembarangan limbahnya ke selokan warga masyarakat dan kemudian secara otomatis terbuang ke sungai dan alhasil ke laut.  Bagi industri yang melanggar harus dikenai sanksi yang berat semoga menciptakan efek jera di kalangan industri yang telah ada.  Bagi industri kecil dan menengah alangkah baiknya dilakukan relokasi semoga mampu menggunakan akomodasi pengolah limbah buangan cair dan gas yang nantinya disediakan oleh pemerintah.

4. Perbanyak Ruang Terbuka Hijau Raksasa (Hutan Kota)

Perbanyakan ruang terbuka hijau di seluruh kota berfungsi untuk menyerap air hujan yang turun di kota sehingga mengurangi debit air yang masuk ke sungai di sekitarnya.  Terkadang air hujan yang turun akan mengalir ke selokan dan kemudian terbuang ke sungai sehingga banyak sekali sampah pun ikut masuk ke dalamnya.  Dengan adanya banyak kawasan resapan air dan waduk pengelolaan limbah cair, maka kontaminasi air sungai pun dapat dikurangi secara signifikan.

5. Menghentikan Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor

Secara bertahap pemerintah harus berani membuat kebijakan yang spektakuler ialah mewajibkan semua pemilik kendaraan bermotor untuk mengganti materi bakar kendaraannya dengan materi bakar listrik yang ramah lingkungan.  Pemerintah pun juga secara bertahap mengganti pembangkit listrik yang tidak ramah lingkungan dengan pembangkit listrik yang sangat ramah lingkungan.  Dengan demikian emisi gas buang kendaraan bermotor berbahan bakar minyak yang sangat tidak baik untuk kesehatan dapat dihilangkan sehingga tidak dapat lagi mencemari sungai-sungai yang ada di sekitarnya lewat anutan angin, anutan air comberan maupun lewat anutan air hujan.

6. Sosialisasi atau Penyuluhan Kepada Masyarakat Luas

Posisi penyuluhan pada masyarakat sangat penting sekali untuk menyadarkan masyarakat yang selama ini belum sadar pentingnya kebersihan air sungai bagi kehidupan.  Dengan adanya penyuluhan atau sosialisasi dibutuhkan warga masyarakat dapat mendukung kegiatan pemerintah untuk menjernihkan air sungai secara menyeluruh.  Warga masyarkat yang selama ini tidak menyadari tindakannya yang ternyata dapat merusak lingkungan dapat menjadi sadar dan tidak lagi mengulangi perbuatannya tersebut di masa yang akan datang.

Dengan kepedulian kita semua, baik dari pemerintah maupun masyarakat dibutuhkan keinginan mulia kita bersama untuk menikmati segarnya air sungai di kota-kota besar dan daerah-daerah lainnya yang ada di bersahabat laut (kecuali kawasan yang berada di bawah permukaan air laut) dapat diwujudkan dengan sukses.  Kurang lebihnya mohon maaf dan mohon komentarnya, terima kasih.