Cara Baru Hacker | Meretas dengan Merekam Suara Komputer

Cara Baru Hacker | Meretas dengan Merekam Suara Komputer
Ketika membuka sebuah laman internet, anda jangan menyangka sudah aman dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kini para ilmuwan menemukan sebuah teknologi gres yang dapat digunakan peretas untuk mencuri isu pribadi.Teknik ini hanya dengan merekam bunyi dari komputer, lalu mereka dapat menyerang komputer.

Daily Telegraph melaporkan, sebelum isu dikirim ke server, komputer akan menggunakan algoritma RSA untuk mengenkripsi kunci keamanan informasi, untuk memastikan keamanan.

Namun, ketika komputer melaksanakan decoding, akan menghasilkan bunyi yang unik, atau dikenal sebagai sirkuit pengolahan sentra (CPU loops). Ssitem ini dapat digunakan oleh peretas untuk mengekstrak isu pribadi.

Sekarang, para ilmuwan sudah dapat merekam dengung unik dari komputer pada dikala isu dideklasifikasi melalui mikrofon telepon. Setelah identifikasi isu dengan koneksi link suara, mampu mengekstrak isi isu dan mengetahui isi surat terkait. Secara teori, metode ini mampu mencuri password, nomor rekening atau log isu ke situs web.

Ketika isu dimasukkan ke dalam halaman, kemudian diteruskan melalui proses server yang aman, CPU akan menghasilkan serangkaian bunyi yang unik sebab komputer menggunakan operasi RSA. Operasi RSA menggunakan kata kunci yang terbuka, dan kata kunci langsung yang mengemas isu ditransfer secara aman.

Setiap bundar merupakan langkah-langkah proses enkripsi tertentu sesuai dengan isu yang akan dikirim atau menggunakan bundar yang berbeda. Mikrofon dapat merekam bunyi lemah ini, menciptakan citra RSA. Setelah komputer mengumpulkan semua kunci enkripsi 4096 bit, langkah ini akan menggunakan yang disebut “kunci dan ekstraksi” untuk menyerang dan mengambil isu ini.

Seluruh proses ini mampu diselesaikan dalam waktu kurang dari satu jam. Menurut para peneliti, jikalau ingin secara efektif merekan bunyi komputer, maka mikrofon kualitas rendah harus di tempatkan erat komputer. Sebaliknya mikrofon berkualitas tinggi dapat ditempatkan pada jarak di luar 13 meter dari komputer.

Untuk melaksanakan percobaan dekripsi ini, para peneliti mengirimkan ribuan pesan terenkripsi. E-mail klient harus secara otomatis mendekripsi pesan-pesan ini, tidak boleh sendirian membuka satu pesan pun. Kebisingan yang diciptakan oleh proses enkripsi harus cukup terang untuk dapat diidentifikasi dan dengan piranti lunak khusus yang disebut GnuPG.

Para peneliti mengatakan bahwa mereka tidak tahu seberapa besar dampaknya jikalau satu adegan di atas mengalami perubahan. Dalam sebuah laporan RSA Key Extraction via Low-Bandwidth Acoustic Cryptanalysis mengatakan : “Kami telah melukiskan sebuah serangan ekstraksi kunci analisis keamanan bunyi yang baru, cocok di gunakan pada RSA perangkat lunak GnuPG dikala ini.”

Saat ini pengembang GnuPG telah memperbaiki beberapa kelemahannya, dan versi GnuPG terbaru sekarang ialah 1.4.16. ” Serangan hacker ini dapat mengambil key cryptography RSA 4096 bit yang utuh dari laptop atau peralatan lainnya yang tidak sama) melalui bunyi yang dipancarkan dalam proses enkripsi computer kurang dari satu jam,” kata sebuah laporan.

Studi terkait mengatakan: “Secara eksperimental, kami telah menunjukan serangan ini dapat dijalankan. Tidak peduli apakah mikrofon ponsel itu ditempatkan di samping komputer atau mikrofon canggih yang berjarak lebih dari 4 meter.”

Sumber : Daily Telegraph

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *