Benarkah Wanita pada Masa Subur Lebih Tertarik Pria Maskulin

Pada ketika ini, ada kalanya wanita mempunyai reputasi yang sedikit buruk jawaban dari kriteria untuk menerima pria idaman dalam hidupnya. Yah, sebab kriteria tersebut mampu saja berubah-ubah sesuai dengan kondisi wanita. Namun, apakah benar perubahan tersebut salah satunya sebab ada kaitannya dengan Masa subur Wanita?

Hal tersebut bahwasanya dapat saja dijelaskan secara pengetahuan biologis. Di antara masa menstruasi wanita, mereka terkadang  lebih cenderung tertarik dengan pria yang lebih sensitive dan pemalu. Namun, beda lagi ketika dalam masa kesuburan. Dalam masa subur wanita, mereka akan lebih tertarik pada sesosok pria yang maskulin dengan kondisi bunyi yang seksi dan berat. Hal tersebut mampu membuat wanita menjadi salah tingkah didepannya. Benarkah hal demikian?

Menurut para peneliti, perubahan pada wanita pada saaat masa ovulasi tersebut merupakan proses dari evolusi yang terjadi pada insan sewajarnya. Karakter maskulin pria diartikan melambangkan kualitas daripada genetik pria tersebut yang lebih tinggi. Sehingga, dalam bekerjasama seksual, wanita akan percaya bahwa mereka akan memperoleh keturunan yang dianggap lebih dapat bertahan hidup dan kuat. Hal ini dilansir oleh Medicinenet.

Dalam kaitannya dengan masa kesuburan pada wanita, beberapa review perihal penelitian dan jurnal telah disampaikan. Penelitian menyampaikan bahwa ketika wanita mengalami perubahan dalam ketertarikan dan tumpuan pada pria, hal ini biasanya terjadi pada masa ovulasi atau masa subur. Hal ini terdapat dalam insting bawah sadar seorang wanita yang menginginkan untuk menerima keturunan yang lebih kuat. Akan tetapi, pada ketika ini anggapan tersebut juga didukung sebab pria yang maskulin dianggap mampu lebih melindungi.

Dalam masa-masa subur tersebut, hormon akan mensugesti aktifitas seluruh tubuh, jadi tidak hanya besar lengan berkuasa pada organ reproduksi saja. Hal ini juga mampu mensugesti perilaku, pemikiran, dan juga penampilan seseorang. Ketika masa subur, wanita akan lebih memperhatikan abjad pria yang diasosiasikan terhadap kesehatan yang sangat baik. Hal ini termasuk juga dengan kadar testosterone yang terang sehat. Karakter tersebut mampu mengindikasikan bahwa seorang pria akan mampu memproduksi serta menjaga sperma mereka dengan kuat.

Dengan demikian, anggapan dari wanita akan lebih tertarik pada pria yang dianggap maskulin ketika dalam masa subur mungkin benar adanya. Beberapa hormon dan kecenderungan sangat besar lengan berkuasa terhadap keadaan tersebut. Oleh karenanya, termasuk dalam tipe apakah anda?

Ringkasan:

  • Wanita pada masa subur lebih cenderung menyukai pria yang maskulin dibandingkan dengan kondisi yang biasanya
  • Hormon dan kondisi wanita pada masa subur merupakan alasan mereka lebih tertarik pria yang kuat
  • Beberapa penelitian telah dilakukan dalam kaitanya dengan Masa Subur Wanita, salah satunya sebab anggapan bahwa pria tersebut lebih kuat dan akan menerima keturunan yang kuat juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *