BELUM ADA KEBIJAKAN GAJI PENSIUN PNS AKAN DIBAYAR SEKALIGUS

Pemerintah melalui KemenpanRB membantah rumor yang beredar di media umum perihal pembayaran pensiun PNS yang akan dibayarkan secara eksklusif mulai tahun 2017. Tidak benar gaji pensiun PNS dibayar sekaligus, “Tidak benar itu. Sampai dikala ini belum ada kebijakan ibarat itu,” ujar Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Setiawan Wangsaatmaja, melalui pesan WA, Minggu (08/02).

Deputi SDM KemenpanRB Setiawan menegaskan, pembayaran pensiun PNS masih dilakukan ibarat dikala ini, yang dibayarkan secara bulanan. Informasi yang menyatakan bahwa pembayaran pensiun dilakukan sekaligus, menurutnya hanya hoax yang tidak berdasar. Karena itu, masyarakat diminta tidak terpengaruh dengan rumor di media umum yang menyesatkan. “
Setiawan mengimbau masyarakat biar waspada dan lebih jeli dalam menyaring informasi. “Kalau mendapat informasi yang meragukan sebaiknya mengkonfirmasikan ke Kementerian PANRB,” imbuhnya. Dikatakan, dikala ini pemerintah masih melaksanakan finalisasi sejumlah Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) pelaksanaan Undang-Undang No. 5/2014 perihal Aparatur Sipil Negara (ASN). “Salah satunya RPP perihal Manajemen ASN,” tutur Iwan.
Iwan menyayangkan adanya pihak yang sengaja mengunggah info yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, dan cenderung menjadikan keresahan masyarakat. “Kami tidak tahu, apa motivasi pihak pengunggah rumor tersebut. Tetapi rasanya tidak pada tempatnya bila sekadar iseng,” tegasnya menambahkan.
Dalam media umum itu tertulis seakan-akan Menteri PANRB menyatakan bahwa mulai tahun 2017 pembayaran pensiun akan dilakukan sekaligus. Bahkan pengunggah juga menyertakan foto Menteri Yuddy yang tengah menunjukkan keterangan kepada pers. Sayangnya tidak dijelaskan, kapan dan di mana perbuataan itu disampaikan. Bahkan disebutkan besaran pensiun mulai dari Rp 500 juta hingga Rp 1,5 Miliar. Di bawah foto juga tercantum infopgri.tk
Kepada pihak yang mengunggah atau menyebarluaskan informasi hoax tersebut diminta utk segera menarik dan atau menghentikan aksinya, alasannya yaitu Kementerian PANRB tidak segan untuk mensomasi bahkan melaporkan tindakan melawan hukum tersebut kepada penegak hukum.

Sumber: Menpan.go.id (8 Feb 2016)


= Baca Juga =


Sumber http://ainamulyana.blogspot.com/