Belajar Pura-Pura Menjadi Kidal Dapat Mengaktifkan Syaraf-Saraf Otak Kita

Biasanya insan menggunakan ajun untuk melaksanakan acara hidup sehari-hari ibarat untuk makan, menulis, mengambil sesuatu, bersalaman, hormat bendera, memegang handphone, menekan tombol, memasang kancing, menarik risleting, dan lain sebagainya.  Jika kegiatan tersebut terbiasa dilakukan oleh seseorang dengan tangan kiri, maka orang tersebut akan dikatakan sebagai orang kidal.  Orang kidal ialah orang yang terbiasa menggunakan tangan kiri untuk melaksanakan banyak sekali acara sehari-hari.  Jika orang normal mamakai tangan kanan, maka orang kidal memakai tangan kiri.

Ternyata ada kebaikan kalau kita yang terbiasa memakai ajun mencoba-coba untuk menjadi terbiasa menggunakan tangan kiri.  Hal yang terlihat sepele tersebut dapat mengaktifkan syaraf-syaraf otak, dapat membuat memori otak lebih tajam dan juga dapat membuat sel otak tetap bekerja dan hidup.  Begitu juga orang kidal mampu menerima kebaikan ini kalau mencoba menjadi orang normal dengan mencoba menggunakan tangan kanannya untuk melaksanakan banyak sekali kegiatan sehari-hari.  Yang terpenting dari ini semua ialah kita menggunakan tangan yang tidak mayoritas mengerjakan suatu peran menjadi dominan.

Secara agama memang kita harus selalu menggunakan ajun yang merupakan tangan yang baik untuk melaksanakan banyak sekali kegiatan hidup kita.  Kita pun juga sebaiknya melaksanakan banyak sekali pekerjaan dengan memulai dari bab yang kanan.  Namun kalau tujuan penggunaan tangan kiri ialah untuk sesuatu yang baik dan bukannya untuk dijadikan sebagai tangan utama seterusnya maka mungkin hal ini masih diperbolehkan.  Berbeda dengan kita manusia, jin-jin jahat alias setan dari golongan jin terbiasa menggunakan tangan kiri untuk banyak sekali keperluan hidup sehari-hari.  Selamat mencoba.