Belajar Membuat Website Tanpa Perlu Basic IT? GAK MASALAH TUH!

Hai teman semua, nah kali ini saya akan menyebarkan artikel mengenai mencar ilmu membuat website tanpa Basic IT. Kebanyakan orang memiliki anggapan yang salah, bahwa jikalau mereka ingin membuat sebuah website, mereka harus paham betul seluk beluk bahasa pemrograman, nah ini anggapan yang sangat salah sob.

Menguasai seluk beluk bahasa pemfrograman memang sangat wajib bagi mereka yang secara pekerjaan berkutat pada hal-hal demikian, mirip misalnya web developer yang sudah memiliki langganan banyak sekali perusahaan-perusahaan besar.

Namun, bagi kita sob yang notabene tidak memiliki basic yang demikian, menguasai bahasa Pemrograman secara keseluruhan menyerupai kita menghafal semua rumus fisika, mungkin dilakukan tapi tidak semua digunakan (bagi orang-orang yang tidak berkutat dibidang fisika maksutnya).

Cara Membuat Website

Untuk itulah, kita perlu yang namanya memilih bagian-bagian penting yang mungkin mampu kita lakukan, ya contohnya mirip rumus fisika itu tadi, ketika kita ulangan kan tidak semua rumus akan kita gunakan hehehehe.

Tanpa basic IT, seseorang mampu membuat sebuah website untuk menunjang segala keperluannya, entah itu untuk berjualan, menyampaikan jasa atau sekedar untuk keperluan pribadi saja. Ibarat kata seorang dengan satu kaki, susah untuk berjalan tapi mungkin untuk dilakukan. Intinya dengan giat berlatih itu semua mampu dilakukan sob.

Nah sepertinya sudah cukup ya basa-basinya heheheh, baiklah untuk artikel kali ini ada beberapa point penting yang akan saya sampaikan untuk teman semua, yang pastinya sangat bermanfaat bagi sobat. Mulai dari yang dasar, hingga ke hal-hal yang tidak terlalu komplek sih, namun banyak orang yang tidak mengetahuinya. Berikut ini point-point yang akan saya paparkan.

BTW, teman mampu loncat ke bahan yang ingin teman baca dengan meng klik salah satu point yang ingin teman cari tahu dibawah ini…

Belajar Membuat Website Tanpa Perlu Basic IT

Penggunaan website sekarang ini sangatlah penting, entah itu untuk bisnis menengah maupun bisnis yang sudah profesional. Penggunakan website selain untuk mempermudah customers atau pelanggang kita dalam mengetahui informasi seputar produk atau jasa kita, juga sangat penting untuk menarik pengunjung yang nantinya mungkin akan mengganti pembeli sobat.

Penggunaan website juga sebagai patokan suatu bisnis terlihat profesional atau tidak, kita mampu melihat dari desain websitenya, apakah berantakan atau sangat tertata dengan rapi. Untuk itu, jikalau bisnis Sobat ingin terlihat profesional, salah satu aspek yang perlu teman perhatikan ialah problem Desain Website.

#1. Perbedaan Website dan Blog
Perbedaan Website dan Blog

Nah, untuk point yang pertama ini memang terbilang pemahaman yang sangat dasar, namun ternyata, banyak orang yang tidak mampu membedakan antara website dan blog. Ya kebanyakan beranggapan kalau keduanya ini sama, padahal terang berbeda.
Jadi, berdasarkan informasi yang saya dapat setelah searching dan menurut pemahaman saya pribadi, ternyata Website itu dibagi menjadi 3, yaitu:
  1. Website dengan konten statis
  2. Website dengan konten berubah-ubah
  3. Website dengan kombinasi keduanya
Nah sekitar 80% yang teman temui di internet, ialah website dengan konten yang berubah-ubah. Maksudnya ialah website yang sering sekali dilakukan update, entah itu setiap jam sekali, sehari sekali, seminggu sekali atau sebulan sekali.

Untuk pola website dengan konten yang berubah-ubah cirinya ialah memiliki halaman utama atau sering disebut dengan Homepage yang selalu berubah-ubah alasannya ialah adanya artikel gres yang diupdate.
Untuk pola sederhananya, teman mampu lihat website-website isu mirip detik.com, merdeka.com, liputan6 dan masih banyak lagi. Blog ini juga memiliki halaman homepage yang berubah-ubah.
Selanjutnya website dengan konten yang sering diupdate ini disebut dengan BLOG.
Sedangkan untuk website dengan konten statis atau cenderung tetap yang selanjutnya sering disebut dengan Website. Walau terkadang ada juga beberapa website yang sering mengupdate halaman homepage mereka.
Ada juga website dengan kombinasi keduanya. Maksudnya website tersebut memiliki 2 bab yang mana satu bersifat statis, dan yang satunya lagi berubah-ubah. Contohnya teman mampu lihat di web backlinko.com dan backlinko.com/blog.
Kaprikornus gimana nih, udah terang atau belum perbedaan dari website dan blog, jikalau belum terang silahkan tinggal pertanyaan Sobat dikolom komentar dibawah.
Oke lanjut….
#2. Persiapkan Domain dan Hosting
Persiapkan Domain dan Hosting

Selanjutnya dalam membuat website, 2 hal pokok yang harus kita siapkan ialah nama domain dan juga hosting. Bagi yang belum tahu apa itu domain dan hosting berikut ini saya jelaskan secara singkat.
Domain ialah nama atau brand dari website kita atau disebut juga alamat website kita yang mana menjadi susukan untuk orang-orang atau bot untuk mengunjungi website kita.
Hosting ialah daerah kita menyimpan data-data mirip gambar, tulisan, script dan masih banyak lagi.
Secara gampangnya, kita mampu menyebut hosting sebagai rumah kita dan domain sebagai alamat rumah kita.
Untuk domain sendiri teman mampu membeli sesuai kebutuhan sobat, apakah teman ingin menargetkan KOD(Keyword On Domain) artinya kata kunci didalam domain, contohnya jualkasur.com, jualhp.com dll. Atau teman ingin membangun brand teman sendiri mirip bukalapak.com, tokopedia.com dll.
Ada banyak sekali ekstensi domain yang mampu teman pilih, mirip misalnya .com, .net, .org, .co.id dan masih banyak lagi. Untuk harganya bervariasi tergantung ekstensi yang teman pilih.
Bagi yang ingin membuat website untuk keperluan bisnis mirip jualan produk atau jasa, maka sebisa mungkin website teman harus terlihat profesional, untuk itu teman perlu memilih paket hosting yang kualitasnya bagus dan tidak down ketika ada banyak orang yang mengunjunginya.
Selain itu, keamanan blog teman juga harus diperhatikan, teman mampu berlangganan SSL di penyedia hosting sobat.
Namun, jikalau website teman hanya sebatas iseng-iseng atau coba-coba saja, tidak ada salahnya untuk mencoba hosting gratisan untuk mulai berlatih membuat website yang profesional. Jika memang sudah mulai serius, mampu tuh dipindah data-datanya ke hosting yang berbayar dengan kualitas yang lebih baik tentunya.
Saya rasa untuk problem domain dan hosting sudah pada paham ya. Oke kita lanjut ke point selanjutnya…
#3. Install dan Setting WordPress
Untuk point ke-3 ini, biasanya di beberapa hosting sudah terinstall wordpress, jadi kita tinggal login saja melalui link namadomain.com/wp-admin (.com mampu diganti sesuai extensi domain sobat).
Namun ada juga yang tidak menyertakan wordpress secara langsung, jadi kita harus menginstallnya sendiri. Karena setiap hosting prosesnya kadang berbeda-beda, maka ada baiknya Anda untuk bertanya kepada penyedia hosting Anda ihwal bagaimana cara menginstall wordpress.
Setelah wordpress terinstall, ada beberapa point terlebih dahulu yang perlu teman setting. Seperti misalnya Judul website, deskripsi website, dan alasannya ialah disini kita akan membuat sebuah website statis, maka jangan lupa untuk mengganti settingan wordpress menjadi static page.

Ada beberapa plugin nantinya yang teman perlukan untuk menunjang tampilan sekaligus kecepatan loading website sobat. Hal tersebut akan saya bahas pada point nomor 4.

Untuk bab ini saya tidak akan bahas secara detail pada artikel ini, alasannya ialah biasanya setiap orang memiliki cara setting yang berbeda-beda untuk websitenya, namun mungkin kedepannya saya akan update bagaimana cara setting wordpress versi saya di artikel selanjutnya.

#4. Pemilihan Theme Yang Sesuai

Setelah teman selesai melaksanakan setting dasar di wordpress sobat, selanjutnya kita menuju tahapan yang paling rumit dari tahapan-tahapan diatas tadi. Untuk pemilihan theme atau tema sendiri mampu diubahsuaikan dengan topik yang teman bahas pada website sobat, apakah berupa jasa, jualan suatu produk, atau hanya untuk pribadi saja.

Untku versi gratisan, teman mampu memilih theme wordpress static melalui link berikut ini: 23 Best WordPress Themes for Static.

Atau mungkin teman mampu membeli theme khusus wp di penyedia theme yang mampu teman cari di forum-forum atau teman mampu juga googling.

Nah setelah teman memilih sebuah theme untuk website sobat, langkah selanjutnya ialah menyetting theme tersebut sesuai dengan harapan sobat. Biasanya untuk theme-theme versi berbayar atau premium, telah disediakan tutorial setting secara lengkap, mirip misalnya mengedit meta description, meta keyword, dsb.

Untuk itu saya sangat menyarankan teman untuk membeli theme yang versi premium atau berbayar saja, walaupun harganya sedikit mahal, namun teman akan sangat mudah dalam melaksanakan proses editing theme tersebut dikarenakan telah ada tutorialnya. Selain itu, biasanya akan ada fitur-fitur terbaru yang diupdate oleh developer theme tersebut.

Perlu diperhatikan, dalam memilih theme, usahakan sesuai dengan kriteria dibawah ini:

  • Sudah support html5
  • Responsive
  • Mobile Friendly
  • Loading cepat, jikalau menggunakan patokan Gtmetrix.com usahakan nilainya diatas 90 semua, baik pagespeed maupun yslow-nya
  • Tersedia semua fitur yang teman perlukan
Sedikit membahas ihwal beberapa point diatas, dalam memilih theme usahakan harus responsive, artinya mampu diakses dengan baik diversi desktop maupun versi mobile. Selain itu speed atau kecepatan loadnya juga harus cepat, alasannya ialah keduanya merupakan salah satu RANKING FACTORS yang telah Google jelaskan.
#5. Pelajari SEO (Optional)

Untuk point terakhir ini mampu teman lakukan atau juga tidak, tergantung tujuan teman membuat sebuah website itu apa. Jika untuk menjual suatu barang atau jasa maka sangat perlu sekali teman mempelajari SEO ini. Kaprikornus intinya SEO itu untuk membuat orang-orang menemukan web teman di mesin pencarian, entah itu Google, Bing, Yahoo dan lainnya.
Dengan begitu, orang-orang mampu menemukan web teman dan bahkan mampu melaksanakan order dari produk atau jasa yang teman tawarkan. Untuk cara mencar ilmu SEO tidak akan saya jelaskan pada artikel ini, mungkin jikalau banyak yang berminat akan saya bahas pada artikel selanjutnya, jadi silahkan komen apakah saya perlu menyebarkan trik SEO saya di blog ini hehehehe.
Nah saya rasa itu saja untuk artikel kali ini ihwal mencar ilmu membuat website tanpa perlu basic IT, biar bermanfaat dan jangan lupa untuk like dan share jikalau artikel ini bermanfaat, dan tinggalkan komentar teman mampu pertanyaan, saran atau pendapat ihwal artikel ini. Terima kasih.