Bagian-Bagian Mata dan Fungsinya


Bagian luar mata, antara lain, alis mata, kelopak mata, kelenjar mata, dan bulu mata.

  1. Alis Mata. Alis mata terdapat di atas mata. Alis mata berkhasiat untuk mencegah masuknya keringat ke dalam mata. Pernahkah matamu kemasukan keringat? Bagaimana rasanya?
  2. Kelopak Mata. Kelopak mata berkhasiat untuk menutup bola mata. Pernahkah kau memperhatikan orang yang sedang tidur? Bagaimana keadaan kelopak matanya? Kelopak mata akan segera menutup bila ada cahaya yang terlalu terperinci atau ada benda yang akan masuk ke mata. Tanpa disadari, kita sering berkedip (menutup dan membuka kelopak mata). Gerakan tersebut termasuk gerak refleks. Fungsi kelopak mata berkedip, yaitu untuk membasahi mata, menggiring kotoran keluar dari mata, dan mengistirahatkan retina dari terpaan cahaya yang terus-menerus.
  3. Kelenjar Mata. Pada kelopak mata bab atas terdapat kelenjar air mata yang selalu menghasilkan air mata. Ketika kita menangis, mata kita akan mengeluarkan air mata. Air mata berkhasiat untuk membasahi kornea, melindungi mata dari kuman, dan menjaga mata dan bab dalam kelopak mata semoga tetap sehat dan lembut.
  4. Bulu Mata. Bulu mata dapat diumpamakan sebagai tirai (kisi-kisi). Kegunaan bulu mata untuk mengurangi cahaya yang masuk ke mata apabila cahayanya terlalu berpengaruh dan mencegah bubuk dan kotoran semoga tidak masuk ke dalam mata. Bagian dalam mata, antara lain, lapisan sclera, lapisan koroid, retina atau selaput jala, lensa mata, otot mata, dan saraf mata.
  5. Lapisan Sclera. Lapisan sclera yaitu lapisan terluar yang berwarna putih, kecuali bab depan tidak berwarna atau bening. Bagian yang bening tersebut dinamakan kornea. Kornea berfungsi mendapatkan rangsang berupa cahaya dan meneruskannya ke bab mata yang lebih dalam. Kornea yaitu bagian mata yang dapat disumbangkan dan dicangkokkan pada orang lain yang membutuhkannya.
  6. Lapisan Koroid. Lapisan koroid adalah lapisan tengah yang banyak mengandung pembuluh darah. Di bab depan, lapisan koroid membentuk iris (selaput pelangi). Warna iris menentukan warna mata seseorang. Iris berfungsi mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke mata. Di tengah iris terdapat celah yang disebut anak mata atau pupil. Pupil merupakan daerah lewatnya cahaya menuju retina. Jika cahaya terlalu terang, maka pupil mengecil. Dan jika cahaya terlalu redup, maka pupil melebar.
  7. Retina atau Selaput Jala. Pada retina terdapat bab yang sangat peka terhadap cahaya. Bagian ini disebut bintik kuning (fovea). Selain itu terdapat pula bintik buta. Bintik buta yaitu bab yang tidak peka terhadap cahaya dan merupakan daerah keluarnya saraf mata menuju otak.
  8. Lensa Mata. Pada bola mata terdapat lensa mata. Lensa mata adalah sebuah benda bening yang berbentuk cembung. Lensa mata berada di belakang iris. Lensa mata berfungsi meneruskan dan mengumpulkan cahaya atau bayangan benda semoga jatuh sempurna di retina. Lensa mata memiliki kemampuan untuk berubah menjadi cembung atau pipih. Kemampuan ini disebut daya akomodasi.
  9. Otot Mata. Otot mata berkhasiat untuk menambatkan bola mata pada dinding dalam rongga mata dan menggerakkan bola mata. Otot mata berjumlah tiga pasang. Ketiga pasang otot tersebut yaitu otot penggerak ke arah atas dan ke arah bawah, otot pelopor ke arah kiri dan ke arah kanan, serta otot pemutar bola mata. Otot-otot mata melekat pada tulang tengkorak, tepatnya pada rongga mata.
  10. Saraf Mata. Saraf mata merupakan saraf penglihatan atau saraf optik. Saraf ini berfungsi untuk meneruskan rangsang cahaya yang diterima sel-sel reseptor ke susunan saraf sentra di otak. Dengan demikian, kita dapat melihat suatu benda.
  11. Cairan Bola Mata. Cairan bola mata terdapat di antara kornea dan lensa mata dan di antara lensa dan retina. Cairan ini berwarna keputih-putihan dan berbentuk menyerupai agar-agar. Cairan bola mata berfungsi memberi bentuk pada mata.