Bagian-Bagian dan Fungsi Lambung Pada Sistem Pencernaan Manusia

Hai teman semua, kali ini saya mau membuatkan bahan lanjutan dari sistem pencernaan pada insan yang difokuskan pada organ-organ beserta fungsinya. Kali ini yang akan kita bahas yaitu mengenai fungsi lambung pada sistem pencernaan manusia.

Mungkin kebanyakan dari kalian sering mendengar yang namanya lambung. Tapi coba sekarang kalian jawab pertanyaaan ini, Apa sih lambung itu?, Apa fungsi dari lambung? dan Bagaimana cara kerja lambung?

Tenang, kalau kalian tidak bisa menjawab saya akan menunjukkan tanggapan dari pertanyaan-pertanyaan tersebut khusus buat anda, silahkan disimak baik-baik.

Apa itu Lambung?

Lambung yaitu sebuah organ yang bentuknya ibarat kantong besar yang letaknya di bab atas rongga perut sebelah kiri dibawah sekat rongga tubuh yang memiliki fungsi untuk menyimpan makanan sementara.

Lambung memiliki bentuk seolah-olah dengan kantong dengan dilapisi dinding yang tebal. Ukurannya kurang lebih sebesar kepalan tangan orang cukup umur dan memiliki warna merah muda dan mengkilap.

Dinding lambung tadi bisa mengembang dan mengempis, kalau terisi makanan akan mengembang dan kalau kosong akan mengempis.

Lambung bisa menampung sekitar 1,5 liter makanan.

Bagian-Bagian Lambung

Lambung terdiri dari 4 bab yaitu kardiaks, fundus, korpus dan pilorus. Gambarnya bisa kalian lihat pada gambar dibawah.

Bagian-Bagian dan Fungsi Lambung

Setelah mengetahui bagian-bagiannya, selanjutnya saya akan menjelaskan bagian-bagian lambung satu persatu, silahkan disimak baik-baik.

1. Kardiaks

Kardiaks merupakan pintu masuk makanan dari kerongkongan melalui gerak peristaltik oleh kerongkongan.

2. Fundus

Fundus yaitu bab tengah lambung daerah makanan ditampung dan mengalami perlakukan kimiawi. Fundus bisa menyimpan makanan sementara sekitar kurang lebih satu jam.

3. Korpus

Letak korpus yaitu di sentra organ yang dimana pada daerah itu pencernaan kimia terjadi.

4. Pilorus

Pilorus merupakan bab bawah lambung dan menjadi daerah keluarnya makanan dari lambung yang bekerjasama secara pribadi dengan usus 12 jari pada usus halus.

Pilorus sendiri biasanya bekerja dipengaruhi oleh ph dari suatu makanan. Misalnya kalau ph suatu makanan yaitu asam, maka otot-otot pilorus mengendur dan membuat pintu-pintu pilorus terbuka. Sedangkan kalau ph suatu makanan yaitu basa, maka otot-otot pilorus akan berkontraksi yang menjadikan pintu-pintu pilorus akan tertutup sehingga makanan tidak bisa keluar.

Untuk lebih memahami silahkan simak video dibawah ini:

Fungsi Lambung pada Sistem Pencernaan Manusia

Setelah mengetahui perihal bagian-bagian dari lambung, selanjutnya yaitu kita akan membahas mengenai fungsi-fungsi dari lambung, berikut beberapa fungsinya:
  1. Menerima dan menampung makanan sementara.
  2. Memproses dan mengubah protein menjadi pepton yaitu melalui pemberian enzim pepsin.
  3. Mengubah kaseinogen menjadi skasein yaitu malalui pemberian enzim renin
  4. Membunuh semua basil atau kuman berbahaya yang masuk bersamaan dengan makanan melalui pemberian HCl.
    (baca juga enzim-enzim pencernaan beserta fungsinya)
Nah saya rasa cukup sekian bahan yang bisa saya sampaikan mengenai fungsi lambung pada sistem pencernaan manusia, agar bermanfaat dan jangan lupa like dan share artikel ini ya… Terima Kasih

Jangan Lupa baca juga artikel terkait