Backpacker Trip ke Bawean, Inilah Contoh Itinerary dan Lokasi Spotnya


Bawean, Pulau Bawean terletak 120 km dari kota Gresik dan berada di tengah laut jawa. yups sebuah Pulau yang dulunya ajaib kita dengar. Namun dibalik nama   yang jauh itu menyimpan kekayaan wisata alam  yang sangat indah. Tidak kalah dengan Karimun Jawa ataupun Pulau Lombok yang sudah saya buktikan sendiri. 

Kenapa saya pilih Bawean?

Awal mulanya ialah iseng-iseng mengagendakan liburan simpulan tahun 2015. Namun teman-teman yang biasanya ngetrip bareng saya semua memilih untuk berlibur ke Karimun Jawa atau ke Jawa Tengah. Namun sebagai orang Gresik sendiri, yang setiap hari melihat foto Bawean terdapat di perempatan-perempatan, saya jadikan Bawean menjadi objek yang harus saya tuju.

Kedua, Bawean ini masih sangat sepi pengunjung tidak menyerupai Pulau-pulau yang lainnya.

Dan pada hasilnya saya sama sahabat saya david (surabaya) yang tersisa dan niat untuk pergi ke bawean.

view sebelum turun dr kapal (amazing)

Minimnya gosip dan trip yang terperinci di internet membuat saya kebingungan untuk menentukan jadwal itinerary maupun kapal penyeberangan. Karena biasanya mereka hanya menunjukkan travel untuk liburan ke bawean.
Bagi yang ingin menerima pola jadwal/itinerary bawean yang bagus mampu menyimak kisah saya.

Trip 
Pada waktu itu pada tanggal 25 desember 2015 saya putuskan untuk pergi ke Bawean. Pada awalnya hanya berdua saja dengan sahabat saya namun pada hasilnya sang pacar (Andriyani Lidia) mampu ikut trip ini.
Hari itu hari jumโ€™at jam 9 kita pergi ke pelabuhan gresik untuk membeli tiket kapal gili iyang (Ferry).
Namun pada pagi itu sepi sekali dan loket di pelabuhan tutup. Setelah tanya petugas ternyata setelah sholat jumat gres loket dibuka. Habis jumatan eksklusif deh beli 3 tiket.
Saat itu waktu menunjukkan pukul 19.00 kita bertiga sudah kumpul di pelabuhan gresik.
pelabuhan gresik tidak memiliki parkir motor/mobil resmi
Baca : Inilah Cara Menuju Pelabuhan Gresik dan Transportasi Menuju Pelabuhan Gresik
 

Para penumpang pun sudah mulai berdatangan, dengan membawa barang-barang yang banyak. Ya, alasannya yakni kapal ini merupakan kapal ferry jadi mampu muat apa aja bro, motor, mobil, sembako, alat masak, dll. 

 

Menuju Kapal Gili Iyang ( Mirip Kapal Titanic2an :D)
Kapal sudah terlihat datang parkir, pukul 20.00 kami diperbolekan menginjak kapal. Setelah masuk kesan pertama sangat bersih sekali dan luas. Fasilitasnya mewah ada TV, KM, Kamar tidur, Kantin, Balkon atas, Parkir Motor.
Team JJM lagi di daerah tidur Giliiyang..

Kami pilih daerah tidur dulu mumpung belum penuh. Tempat tidurnya terbuka dan menurut saya sangat nyaman sekali mampu diisi hingga 150an orang. Langsung isitirahat dehh…
Sabtu pukul 05.45 kita keatas balkon. Matahari sudah mulai terlihat, hamparan langit nan biru, laut yang biru memantulkan hamparan bukit-bukit bawean. Tampaknya kita sudah hingga dan bergegas bergantian turun.
Sampai dibawah kita sempat resah mau kemana, alasannya yakni kita backpackeran dan tidak punya kenalan di Bawean. Yang kita lakukan pertama cari Persewaan motor. saya rekomendasikan pake motor kang API
Note:  API lokasinya di jl. Dermaga sangkapura depan hotel intan. Dari dermaga lama tinggal  jalan keluar gapura terus belok kiri mampu tanya orang-orang.

Setelah dapat kita lanjut traveling ke spot pertama
1. Penangkaran rusa bawean (Axis Kuhli)
Tempat yang pertama saya tuju yakni penangkaran rusa, dimana rusa bawean rusa endemik yang Cuma ada di Bawean ini di rawat dengan baik.

Jalan menuju penangkaran rusa ini membuat saya resah alasannya yakni tidak adanya plakat Desa ataupun petunuk arah. Bahkan Gps google map pun mampu nyasar-nyasar.. hadeeuh. Intinya dari dermaga ambil arah kiri arah meuju kec .tambak.

Di tengah jalan seyelah muter-muter alhamdulilah kita ketemu barengan yang lagi liburan juga. Mereka berempat bang andreindira (jakarta), raisa (jakarta), om anton (surabaya), dan om joe (tangerang) yang punya bintangjelajah.com
Mereka ditemani kang Mamad guide lokal dari bawean alhamdulilah mereka dengan ringan hati mengajak kita gabung trip. Kondisi jalan menuju penangkaran rusa sangat sempit dan sedikit bebatuan. Jadi, kalau kalian kesana disarankan pakai sepeda motor saja. 
Sesampainya di penangkaran rusa pukul 09.00. Alhamdulilahnya lagi kita bertemu dengan Bapak penjaga rusa dan kita diijinkan masuk mencoba menyampaikan makan rumput. Berbeda dengan di kebun binatang dikala kita kasi rumput mereka mendekat tapi untuk rusa Bawean ini kalian harus ekstra.. liat kita aja udah kabur cuy.

nyoba kasi makan

teemukan perbedaan dengan rusa biasa brooo..

Penangkaran Rusa Bawean ini sudah ada semenjak tahun 2003 gaes. Keberadaannya yang sudah bertahun tahun membuat pengelola dengan dinas terkait mulai gencar-gencarnya melestarikan populasi rusa Bawean ini. Hal ini dikarenakan akhir-akhir tahun ini populasinya menurun. Populasi di habitat bebas sekitar 400an ekor dan yang ada di penangkaran sekitar 45 an ekor (sumber: bapak penjaga rusa).
disebelahnya juga ada daerah istirahat dan ilalang cantik

Penangkaran rusa ini terletak di Beto Gebang Pudakit Barat Kecamatan Sangkapura, 10 km dari dermaga sangkapura.

Eits jgn lupa foto yaa.. ๐Ÿ˜€
Note : Sinyal yang berpengaruh hanya telkomsel simpati (www.telkomsel.com)
2. Mayangkara Hill
Pukul 10 kita putuskan untuk pergi ke arah kec.tambak. Jalan di bawean lumayan bagus sebelah kiri kanan merupakan hamparan sawah nan hijau dan kontur tanahnya menyerupai pegunungan.  Di tengah jalan kita berhenti kata bang mamad ada yang bagus. Dan ternyata kita berhenti diatas bukit dan jikalau kita lihat kebawah luar biasa indahnya. 

Ternyata dibawah yakni pantai mayangkara, namun disini kita menikmatinya dari atas. Warna airnya pun gradasi biru muda, biru laut, dan biru dongker. 
Sama menyerupai pantai 3 warna yang ada di Malang. Dan tim pun tak lupa mengabadikan moment bersama. ๐Ÿ˜€

3. Air terjun Murtalaya
Seperempat jam kita habiskan di bukit itu kita lanjutkan perjalanan menuju kecamatan tambak. Rencana si mau ke danau kastoba danau yang sangat terkenal. Ditengah jalan turunan kang mamad memberhentikan kita dan ambil belok kanan dan masuk ke jalan kecil. Ternyata disitu terdengar gemericik air. Yaps, ternyata  kita dibawa menuju sebuah air terjun. Air terjun Murtalaya namanya, terletak di desa…
Air terjun setinggi 13 meteran ini sangat unik dikarenakan memiliki bebatuan yang menyerupai anak tangga dan kecil-kecil. Kalau kalian lihat viewnya hampir menyerupai foto-foto penderasan yang dikalender :D.

Menurut saya disini daerah yang sangat cocok untuk preweed. Untuk menuju penderasan ini bekerjsama tidak sulit alasannya yakni bersahabat dengan jalan raya namun tidak ada petunjuk jalanlah yang membuat kami bingung.
Foto kalender dulu gaess

Pukul 11.00 kita putuskan untuk melanjutkan perjalanan, yaps tujuan utama kami bekerjsama danau kastoba. Danau yang membuat kami ingin kesana.
Ditengah perjalanan kita berhenti makan dan sholat dulu. Pukul 12.00 gres kita lanjut menuju danau.
Setengah jam perjalanan kita lewati dan banyaknya tikungan menuju danau kastoba membuat kami bingung. Dikarenakan tidak adanya plakat/petunjuk arah menuju danau gres hampir hingga ada petunjuknya.

Jadi kalian kalau mau ke danau kastoba mending bawa guide lokal yaa…
4. Air Terjun Putri/ Candi
Setelah kita lewati tanjakan yang cukup terjal kita sampailah di parkiran motor menuju danau kastoba. Sepedah kita parkir saja dan kotak motor semua orang masih nyantol, ternyata aman banget di bawean ini.
Setelah itu ketemu 2 jalur menyerupai foto saya

mirip siapa ya gue?

Sebelum naik ke danau rombongan ingin main ke penderasan dulu. Tak lama jalan sampailah di Air Terjun Putri. Air Terjun ini begitu istimewa dikarenakan jalur air yang mengalir yakni bebatuan yang sangat halus. Kaprikornus mampu dikatakan sama sama perosotan anak2 tk. Eits, tapi tetep kudu jaga safety yah alasannya yakni debit airnya lumayan besar.

Pada awalnya pada malu-maluan nih team awalnya om andree nyebur, dilanjut om anton, ehh dilanjut semua dipaksa nyeburr.. seru-seruan deh hasilnya di air.

preeweed dulu sama bebeb
mandi trus loncat

5. Danau Kastoba

     Setelah basah-basahan pukul 13.20 kita bergegas kembali dan naik ke atas menuju danau Kastoba yang fenomenal. Jalur treckingnya lumayan mudah dan 30 menit hingga dehh di danau.

Danau Kastoba ini terletak di desa Paromaan, Candi Kec. Tambak Bawean.
Danau ini memiliki banyak satwa menyerupai burung dan ikan. Namun hewan yang sangat banyak kami jumpai disini yakni biawak. Seperti diternak biawak di danau ini sangat banyak sekali. Apalagi kalau mencium anyir makanan pasti dideketin.
Namun hening saja kalau kita hening dan tidak panik pasti beliau akan pergi sendiri.
Sisa bekal kami pun kami sisihkan untuk biawak yang menyerupai komodo ini.
Setelah puas istirahat dan mengeringkan baju lembap kami sempurna pukul 15.30 kita turun

kebersamaan dalam kamera
belakang sendiri ngapain ya

Danau ini mempunyai banyak kisah mistis dan juga legenda. Ada kisah bahwa barang siapa yang mandi di danau kastoba akan awet muda. Namun tidak bagi perempuan yang lagi datang bulan.
Meskipun demikian anda harus tetap melestarikan ekositem danau kastoba ini dengan tidak merusak akomodasi atau buang sampah sembarangan. Asal anda tahu danau ini sudah terdaftar di menteri kehutanan sebagai cagar alam No. 762/Ktps/Um/12/1979 pada desember 1979.

6. Gunung Sabu
Setelah dari danau kita rundingkan mau kemana. Alhasil spot yang kita tuju selanjutnya ke gunung sabu. dari parkiran danau kita tinggal turun kebawah ada pertigaan bellok ke kanan hingga ketemu turunan sawah-sawah. Seperti di foto.
Dari luar memang menyerupai jalur orang cari kayu bahkan tidak ada parkir buat motor kami.
dari bawah

Trecking menuju puncak sabu ini lumayan berat bro alasannya yakni medannya nanjak terus ga ada habisnya. Tapi 1,5 jam setelah itu hingga lah di batas vegetasi yaitu puncak sabu.
Gunung sabu merupakan salah satu spot yang memiliki view terbaik di bawean.
Dari atas puncak kita dapat melihat pulau bawean seutuhnya. Dan di sebelah bawah ada view danau kastoba yang tadi kita kunjungi, sebelah jauh mampu terlihat pulau gili noko.
Oya moment ini kita abadikan dengan sedikit bercandaan hangat. Tak lupa kita pasang Hammock biar suantai kayak di pantai.
mirip Boy AJ dehh
mirip US US yaa bang andreeeindira
view belakang uda laut bro
Mba Raisaa lagi syuting clip

7.  Pantai Labuhan
Kita start turun dari puncak sabu sekitar pukul 04.30 hingga motor dibawah pukul 05.00 dan bergegas keluar desa dan menuju jalan raya tambak. Malam pun mulai menunjukkan gelapnya kitapun tidak dapat sunset dipantai labuhan yang kata orang sunset terbaik bawean
.
Jalanan sangat gelap sekali alasannya yakni di bawean tidak ada penerangan jalan. Kita hingga di pantai labuhan namun setelah kami cari spot untuk mendirikan tenda zonk !!! alasannya yakni bibir pantainya tidak terlihat dikarenakan air pasang dan hampir mepet tepi jalan raya.
Kita putuskan untuk berhenti sejenak dan makan bakso di salah satu warung disitu. Setelah tanya-tanya kita dapat tumpangan deh menginap.
Pagi  hari ahad pukul 05.00 kita bangkit setelah sholat subuh kita pergi ke pantai labuhan.
Ternyata sunrisenya tidak kalah juga, bibir pantai yang putih luas mulai tampak dan sangat naturall sekali.

Pantai labuhan ini terletak di Desa TangjungOri Kec. Tambak. Merupakan salah satu pantai dengan spot sunset terbaik di Pulau Bawean. Menurut saya pantai ini layak di jadikan menyerupai pantai kuta di bali/ pantai senggigi di Lombok.hehehe

Setelah dari pantai labuhan kita beranjak menuju penginapan. Alhamdulilah kita hingga penginapan bahagia tempatnya bersih dan cukup terawat. 

Setelah itu kita mandi dan prepare tas kecil untuk ke gili. Sesampainya di penyeberangan pukul 10.00 namun sayangnya alasannya yakni kita gres pertama kali dan tidak tahu menahu soal penyeberangan jadi kita bingung.

Untuk pergi ke gili noko mampu dengan 2 cara
–          Pergi menggunakan kapal sayur biasanya sehari 2x bolak balik, ongkosnya 10ribu PP. Kapalnya gede menyerupai ini.

–          Lalu sobat juga mampu menggunakan kapal kecil mampu diisi maksimal 12 orang biaya sewa 280-300.000/hari, kalau kalian diatas 8 orang lebih baik nyarter kapal aja. Sobat tinggal menghubungi para nahkodanya biasanya nongkrong di warung pak haikal depan.
Oya harga diatas masih belum untuk sewa peralatan snorkling (35.000)
8. Pulau Gili Noko
Banyak diantara orang yang menyebutnya sendiri-sendiri menyerupai pulau gili (isle) dan pulau noko. Namun bekerjsama pulau ini jadi satu mampu dilihat dikala surut. Namun jikalau pasang kedua pulau ini terlihat pisah.

Jarak pulau gili dari pulau bawean hanya 2.5 km jadi naik perahu sebentar sudah sampai. Dari pulau gili kalian mampu jalan kaki ke pulau noko lewat sebelah samping kanan dermaga namun jikalau surut. Jika kondisi pasang kalian mampu naik perahu minta antar ke noko. 

Pulau gili merupakan pulau aktif dimana menjadi daerah tinggal sekitar 800 kepala keluarga. Sedangkan pulau noko tidak berpenghuni yang ada hanya semak belukar kecil.

prepare Jumping
ampun Bersihnya

Di pulau ini merupakan salah satu spot sunrise dan sunset terbaik. Kalian juga mampu menginap atau sekedar camping di pulau gili noko/pulau gili. 

Hamparan pasirnya yang bersih dan air lautnya bening sekali membuat daerah ini tidak mampu begitu saja saya lupakan di ingatan saya. Kalau disini jangan lupa beli ikan segar yang dijual di pulau gili.

luar Biasa Indahnya
karang di Pulau Gili Noko

Kalian juga mampu menikmatinya dari bawwah laut menyerupai saya.
Tips: jikalau ingin snorkling mending sewa eksklusif dari dermaga yang di bawean.  Dermaganya berbeda dengan dermaga kedatangan kapal Gresik-Bawean.
Itinerary bawean Contoh
Jumat
20.00 naiK gili iyang fr pelabuhan gresik
Sabtu
06.00 hingga bawean (dermaga lama) eksklusif jalan ke API (persewaan motor deket dgn dermaga)
07.00 sarapan dan check in hotel bahagia (deket alun-alun sangkapura)
08.00 go to penangkaran rusa bawean (axiz kuhli)
10.30 lanjut ke kec.tambak foto bukit mayangkara view dari jalan
10.45 hingga penderasan murtalaya kanan jalan
12.30 hingga penderasan putri/candi  lereng gunung sabu dan danau kastoba
13.00 trecking ke danau kastoba (30 menit) jgn lupa bawa bekal
13.30 hingga danau foto dan istirahat . Kasi makan biawak
15.00 turun terus dilanjut trecking puncak gunung sabu bawean (view pulau bawean)
16.00 hingga atas puncak
16.30 turun sampau bawah jam 5.
17.00 lanjut ke pantai labuhan (deket lapangan.terbang bawean)
17.30 sunset
18.00 balik ke hotel
18.30 bebas (bisa nongkrong di dermaga/ke alun2
Minggu
07.00 beli tiket balik express dulu buat senin
          pergi ke dermaga penyeberangan ke gili noko
          Sewa kapal 280-300.000/seharian belum sewa alat snorkling 35rb
08.00 Monumen Belanda dan lanjut tanjung Gaang
12.00-16.00 eksplore pulau gili pulau noko, snorkling
17.00 sunset noko
18.00 balik hotel
19.00 nyari oleh2
Senin
09.00  balikin motor  dan lanjut naik kapal
12.00 hingga pelabuhan gresik
Kelebihan :
1. Biaya perjalanan berkurang alasannya yakni berangkatnya mampu naik kapal Ferry
2. Merupakan jadwal weekend dengan 3 hari 3 malam yang cukup bagus
3. Hari pertama diisi dengan tour darat alasannya yakni habis perjalanan di tengah laut  lama
4. Sudah menerima hampir seluruh Spot di Pulau Bawean

     Kalau ingin bertanya silahkan koment insyallah saya jawab dan Sobat mampu ikut Trip Backpacker saya ke Bawean. Lebih lengkapnya

Baca:  “Open Trip Backpacker Bawean 2017 Hanya 700ribuan” 

Tips Berangkat Menuju Bawean
Menuju pulau Bawean Memang sekarang banyak alternatifnya. 
Namun, anda juga harus memperhatikan faktor cuaca. Jika cuaca buruk dan ombak tinggi maka keberangkatan kapal express pasti akan sangat terganggu alasannya yakni kapal ini kapal cepat.
Jadi untuk lebih amannya mending berangkat menuju Pulau Bawean menggunakan Kapal Ferry yang sudah terperinci akan berangkat. Dan kalau sudah hingga sana mampu eksklusif pesan tiket disana sehari sebelum balik. Selain itu harga kapal ferry Gili Iyang ini juga lumayan murah. 
Jika kalian ingin Backpackeran silahkan atur jadwal dan menggunakan kapal giliiyang pasti lebih iritt gaes.. selain itu juga kalian mampu bawa kendaraan pribadi anda.
Salam Lestari… . . !!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *