Arti peribahasa Jangan dicatuk dengan yang tajam, dicencang dengan yang majal

Arti dari peribahasa Jangan dicatuk dengan yang tajam, dicencang dengan yang majal yaitu Dalam menasihati seseorang hendaknya dilakukan dengan berulang kali dan penuh kesabaran.  Peribahasa Jangan dicatuk dengan yang tajam, dicencang dengan yang majal merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan abjad J.  Peribahasa Jangan dicatuk dengan yang tajam, dicencang dengan yang majal dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk verbal maupun goresan pena sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Dalam menasihati seseorang hendaknya dilakukan dengan berulang kali dan penuh kesabaran.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Jangan dicatuk dengan yang tajam, dicencang dengan yang majal
Arti Peribahasa :  Dalam menasihati seseorang hendaknya dilakukan dengan berulang kali dan penuh kesabaran
Bentuk Lain Peribahasa : –
Arti Kata Tidak Umum : –
Huruf Depan Peribahasa : J
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : –

Informasi peribahasa Jangan dicatuk dengan yang tajam, dicencang dengan yang majal pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bab dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Jangan dicatuk dengan yang tajam, dicencang dengan yang majal, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Jangan dicatuk dengan yang tajam, dicencang dengan yang majal di form komentar di bab bawah situs web kita tercinta ini supaya kita mampu diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Jangan dicatuk dengan yang tajam, dicencang dengan yang majal dalam ucapan maupun goresan pena untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf J