Arti peribahasa Diam di laut, masin tidak; membisu di bandar tak meniru

Arti dari peribahasa Diam di laut, masin tidak; membisu di bandar tak meniru yakni Tidak menghiraukan perubahan yang terjadi, terutama perubahan-perubahan yang bersifat positif.  Peribahasa Diam di laut, masin tidak; membisu di bandar tak menjiplak merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan karakter D.  Peribahasa Diam di laut, masin tidak; membisu di bandar tak menjiplak dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk mulut maupun goresan pena sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Tidak menghiraukan perubahan yang terjadi, terutama perubahan-perubahan yang bersifat positif.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Diam di laut, masin tidak; membisu di bandar tak meniru
Arti Peribahasa :  Tidak menghiraukan perubahan yang terjadi, terutama perubahan-perubahan yang bersifat positif
Bentuk Lain Peribahasa : –
Arti Kata Tidak Umum : Arti masin yakni asin
Huruf Depan Peribahasa : D
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : –

Informasi peribahasa Diam di laut, masin tidak; membisu di bandar tak menjiplak pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bab dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Diam di laut, masin tidak; membisu di bandar tak meniru, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Diam di laut, masin tidak; membisu di bandar tak menjiplak di form komentar di bab bawah situs web kita tercinta ini biar kita mampu diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Diam di laut, masin tidak; membisu di bandar tak menjiplak dalam ucapan maupun goresan pena untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf D