Arti peribahasa Di mana kayu bengkok, di sanalah musang meniti

Arti dari peribahasa Di mana kayu bengkok, di sanalah musang meniti ialah Di mana ada daerah yang tidak dijaga dengan baik, di sanalah pencuri datang; Siapa yang lengah dialah yang akan menerima bencana; Orang terbelakang akan mudah ditipu.  Peribahasa Di mana kayu bengkok, di sanalah musang meniti merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan aksara D.  Peribahasa Di mana kayu bengkok, di sanalah musang meniti dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk verbal maupun goresan pena sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Di mana ada daerah yang tidak dijaga dengan baik, di sanalah pencuri datang; Siapa yang lengah dialah yang akan menerima bencana; Orang terbelakang akan mudah ditipu.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Di mana kayu bengkok, di sanalah musang meniti
Arti Peribahasa :  Di mana ada daerah yang tidak dijaga dengan baik, di sanalah pencuri datang; Siapa yang lengah dialah yang akan menerima bencana; Orang terbelakang akan mudah ditipu
Bentuk Lain Peribahasa : –
Arti Kata Tidak Umum : Arti meniti (titi) ialah berjalan di jembatan kecil dari batang kayu, papan dan lain sebagainya yang dilintangkan di atas sungai atau yang lainnya
Huruf Depan Peribahasa : D
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : –

Informasi peribahasa Di mana kayu bengkok, di sanalah musang meniti pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bab dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Di mana kayu bengkok, di sanalah musang meniti, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Di mana kayu bengkok, di sanalah musang meniti di form komentar di bab bawah situs web kita tercinta ini semoga kita mampu diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Di mana kayu bengkok, di sanalah musang meniti dalam ucapan maupun goresan pena untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf D