Arti peribahasa Berdiang di debu hambar – Peribahasa Indonesia Online

Arti dari peribahasa Berdiang di bubuk dingin yaitu Tidak mendapat dukungan dari saudara sendiri saat mendapat kesusahan alasannya yaitu saudaranya juga sedang kesusahan; Tidak menerima suguhan apa-apa saat bertamu ke rumah orang.  Peribahasa Berdiang di bubuk hirau taacuh merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan abjad B.  Peribahasa Berdiang di bubuk hirau taacuh dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk mulut maupun goresan pena sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Tidak mendapat dukungan dari saudara sendiri saat mendapat kesusahan alasannya yaitu saudaranya juga sedang kesusahan; Tidak menerima suguhan apa-apa saat bertamu ke rumah orang.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Berdiang di bubuk dingin
Arti Peribahasa :  Tidak mendapat dukungan dari saudara sendiri saat mendapat kesusahan alasannya yaitu saudaranya juga sedang kesusahan; Tidak menerima suguhan apa-apa saat bertamu ke rumah orang
Bentuk Lain Peribahasa : –
Arti Kata Tidak Umum : Arti berdiang (diang) yaitu memanaskan diri di bersahabat api
Huruf Depan Peribahasa : B
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : –

Informasi peribahasa Berdiang di bubuk hirau taacuh pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bab dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Berdiang di bubuk dingin, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Berdiang di bubuk hirau taacuh di form komentar di bab bawah situs web kita tercinta ini biar kita mampu diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Berdiang di bubuk hirau taacuh dalam ucapan maupun goresan pena untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf B