Arti peribahasa Berapa berat mata memandang, berat juga pundak memikul

Arti dari peribahasa Berapa berat mata memandang, berat juga pundak memikul yakni Besar kesusahan melihat penderitaan orang lain tidak sebanding dengan kesusahan yang diderita oleh orang yang menderita.  Peribahasa Berapa berat mata memandang, berat juga pundak memikul merupakan peribahasa berbahasa Indonesia yang dimulai dengan aksara B.  Peribahasa Berapa berat mata memandang, berat juga pundak memikul dapat anda gunakan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk verbal maupun goresan pena sebagai suatu perumpamaan yang mempunyai arti Besar kesusahan melihat penderitaan orang lain tidak sebanding dengan kesusahan yang diderita oleh orang yang menderita.

Penjelasan Peribahasa Lebih Rinci / Detil :

Peribahasa : Berapa berat mata memandang, berat juga pundak memikul
Arti Peribahasa :  Besar kesusahan melihat penderitaan orang lain tidak sebanding dengan kesusahan yang diderita oleh orang yang menderita
Bentuk Lain Peribahasa : –
Arti Kata Tidak Umum : –
Huruf Depan Peribahasa : B
Bahasa Peribahasa : Bahasa Indonesia
Keterangan : –

Informasi peribahasa Berapa berat mata memandang, berat juga pundak memikul pada situs web ini bukanlah penjelasan resmi ataupun bab dari kamus peribahasa bahasa indonesia resmi.  Apabila ada kekurangan atau pun kesalahan pada pemaparan peribahasa Berapa berat mata memandang, berat juga pundak memikul, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.  Tuliskan pertanyaan, pengalaman, komentar maupun opini anda terkait dengan peribahasa Berapa berat mata memandang, berat juga pundak memikul di form komentar di bab bawah situs web kita tercinta ini semoga kita mampu diskusikan bersama-sama.  Mari kita biasakan menggunakan peribahasa Berapa berat mata memandang, berat juga pundak memikul dalam ucapan maupun goresan pena untuk melestarikan peribahasa nasional kita, terima kasih.

Kembali Menuju Ke :
Halaman Utama
Daftar Peribahasa
Daftar Peribahasa Indonesia
Daftar Peribahasa Indonesia Berawalan Huruf B