Arti Mimpi Seseorang / Tafsir Mimpi Manusia Islami

Mimpi ialah suatu kesadaran yang terjadi saat seseorang sedang tidur menyerupai layaknya orang yang sedang tidak tidur.  Mimpi mampu bermacam-macam bantuknya.  Ada mimpi yang baik dan juga ada mimpi yang buruk.  Mimpi mampu bersumber dari Yang Mahakuasa SWT, dari setan dan juga mampu berasal dari diri insan itu sendiri.  Seseorang mampu sering mengalami mimpi dan mampu juga sangat jarang mengalami mimpi di kala tidur.  Sebagian insan pun juga ada yang mampu mengatur mimpinya (mengendalikan mimpi) sendiri sesuai dengan keinginannya.

Arti dari Mimpi Manusia / Tafsir dari Mimpi Seseorang

Mimpi insan biasa itu pada dasarnya mampu ada artinya dan mampu juga tidak ada artinya.  Namun berbeda halnya jikalau mimpi tersebut terjadi pada seorang nabi.  Mimpi yang baik mungkin mampu menjadi suatu menandakan tertentu selama mimpi tersebut adalam mimpi yang baik.  Mimpi buruk sudah pasti tidak ada artinya sama sekali alasannya ialah sumber mimpi tersebut berasal dari setan yang terkutuk.  Setan ialah musuh yang aktual namun tidak kelihatan oleh mata manusia.

Orang yang sedang bermimpi ialah orang yang sedang dalam keadaan tidak sadarkan diri.  Mimpi tidak perlu ditindaklanjuti dengan suatu tindakan.  Manusia hanya perlu mengikuti apa-apa yang ada di dalam Al-Qur’an dan Hadist Nabi Muhammad SAW.  Jika ada orang yang mengaku-ngaku mengetahui suatu arti dari mimpi yang kita alami, maka sebaiknya jangan dipercaya, kecuali orang tersebut ialah seorang nabi (Nabi Isa AS.).

Mimpi Baik dan Mimpi Buruk Manusia

Mimpi yang buruk asalnya dari setan.  Jika kita mimpi sesuatu yang tidak menyenangkan atau seram maka mimpi tersebut didatangkan oleh setan jin.  Jika kita memimpikan sesuatu yang tidak baik maka kita disunahkan untuk meludah ke samping kiri sebanyak tiga kali, mohon santunan dari Yang Mahakuasa SWT, mengubah posisi tidur, mengambil wudhu untuk sholat dan jangan menceritakan mimpi buruk tersebut kepada orang lain.

Jika mimpi kita baik maka mimpi tersebut mampu saja berasal dari Yang Mahakuasa SWT.

Hadist-hadist perihal mimpi baik dan mimpi jelek :

“Mimpi baik itu dari Yang Mahakuasa dan mimpi buruk itu dari syaithan. Barangsiapa mimpi sesuatu yang tidak disukainya, hendaknya ia meludah ke sebelah kirinya tiga kali dan memohon santunan dari syaithan. Maka mimpi itu tidak akan membahayakannya.” (HR. Al-Bukhori & Muslim)

Hadits lain perihal mimpi yang tidak menyenangkan dan yang menyenangkan :

“Mimpi itu ada tiga macam: [1] Mimpi yang baik sebagai kabar besar hati dari Allah. [2] mimpi yang seram atau menyedihkan, datangnya dari syaithan. [3] dan mimpi yang timbul alasannya ialah ilusi angan-angan, atau khayal seseorang. Karena itu, jikalau kau bermimpi yang tidak kau senangi, bangunlah, kemudian Shalatlah, dan jangan menceritakannya kepada orang lain.” (HR. Muslim, Abû Dawud, al-Tirmidzi, Ahmad)

Mimpi Betemu Nabi Muhammad SAW.

Ada suatu hadist shahih perihal mimpi yang menerangkan bahwa :

“Barang siapa melihatku dalam mimpi, maka beliau benar-benar telah melihatku. Sesungguhnya setan tidak dapat berubah menjadi sepertiku.” (Shahih Muslim No.4206)

Namun masalahnya kita yang hidup di zaman sekarang ini tidak pernah tahu bagaimana rupa Rasulullah SAW. sehingga kita sebaiknya waspada jikalau dalam mimpi kita ada yang mengaku sebagai Nabi.  Setan jin dapat melaksanakan tipu dayanya kepada kita dengan menyamar sebagai orang yang kita hormati.  Sebagai umat muslim kita harus mewaspadai muslihat setan yang menghalalkan segala cara untuk memasukkan insan ke dalam neraka Yang Mahakuasa SWT.

Itulah beberapa hal yang mendasar perihal mimpi insan yang berdasarkan atas pemikiran agama Islam.  Arti-arti mimpi atau tafsir-tafsir mimpi yang lain yang tidak sesuai dengan pemikiran Agama Islam tidak boleh dipercayai dan tidak boleh ditindaklanjuti dengan perbuatan yang tidak sesuai dengan pemikiran agama.  Ada banyak orang yang membuat pengertian mimpi atau tafsiran mimpi.  Hal tersebut sebaiknya jangan dipercaya alasannya ialah itu ialah kebohongan belaka.  Suatu mimpi dapat diartikan bermacam-macam.  Jika benar terjadi pun itu hanya suatu kebetulan belaka.  Semoga kita semua menerima santunan dari segala keburukan mimpi kita.  Terima kasih.