Adverbs of Frequency

Hi, how are you? I do hope you are fine. Before going to teach this evening, I have a little free time and I want to use it for making a new article here. The title is adverbs of frequency. May be some of you have known what the adverbs of frequency are. Upzzz jdi mu keterusan  pakai bahasa Inggris heeee. Malam  ini saya akan coba membuat penjelasan singkat mengenai adverbs of frequency. Mungkin teman-teman sudah pada tau mengenai adverbs of frequency, tetapi apasalahnya mengulang lagi, sapa tau ada yang lupa. 

Sebelum saya menjelaskan adverbs of frequency, Apakah teman-teman sudah mengetahui apakah adverb itu? Adverb dalam bahasa Indonesia ialah kata keterangan. Dalam bahasa Inggris fungsi adverb itu sendiri ialah untuk membuktikan kata kerja (verb), adjective (kata sifat) dan bahkan sebuah adverb juga mampu berfungsi untuk membuktikan adverb lainnya. Masih bingung? Silahkan perhatikan pola di  bawah ini;
1. The man is very tall.
2. I go to school everyday.
3. She walks incredibly slowly. 
Pada pola 1, kata “very” ialah adverb dan kata “tall” ialah adjective. Adverb pada kalimat diatas membuktikan adjective “tall”. Seberapa tinggi kah? ‘sangat tinggi”. Jika kita tidak memakai kata “very” juga tidak mengapa, tetapi dengan memakai kata “very” berarti kita mampu mengetahui seberapa tinggi, yaitu sangat tinggi.
Pada pola 2, adverb “everyday” menjelaskan kata kerja/verb “go” yang mana dengan menambahkan adverb tersebut kita mampu mengetahuai bahwa aktifitas pada kalimat tersebut “go to school” dilakukuan setiap hari/everyday.
Pada pola 3, adverb “incredibly” menjelaskan adverb “slowly”. Adverb “slowly’ menjelaskan kata kerja “walk” yang mana mampu diketahui bahwa subjek berjalan/walk dengan lambat. Adverb “incredibly” menjelaskan seberapa lambat yaitu sangat-sangat lambat. Bagaimana, apa sudah mengerti apa itu adverb dan fungsinya. Makara kesimpulannya, adverb ialah kata sifat yang fungsinya menjelaskan kata kerja/verb, kata sifat/adjective dan sebuah adverb mampu juga menjelaskan adverb lainnya menyerupai pola nomor 3 di atas. 
Dalam bahasa Inggris kita mengenal banyak adverb, beberapa diantaranya yaitu:
1. Adverb of frequency. (menjawab pertanyaan how often (seberapa sering)
2. Adverb of place/kata keterangan daerah (menjawab pertannyaan dimana/where)
3. Adverb of manner (menjawab pertanyaan how/bagaimana), adverb ini mejelaskan bagaimana sesuatu itu    dikerjakan atau terjadi.
4. Adverb of degree/kata keterangan tingkat (untuk menjawab pertanyaan “how much”  yaitu menjelaskan intensitas dari acara atau kata kerja.
Untuk sekarang, jangan ambil pusing dulu apa itu adverb of place, adverb of  manner, dan adverb of degree, alasannya pada ketika ini saya hanya akan mejelaskan mengenai adverb of frequency. Makara fokuskan perhatian kita ke situ dulu yah. Untuk penjelasan mengenai jenis-jenis adverb yang lain, insyaallah akan saya jelaskan pada pada materi-materi selanjutnya.

Adeverb of Frequency
Diatas sudah dijelaskan sedikit bahwa adverbs of frequency adakah kata keterangan yang menjawab pertanyaan “how often” atau seberapa sering. Jadi dengan memakai/memasukan adverb of frequency kita jadi mengetahui seberapa sering suatu aktifitas atau acara itu dilakukan. Secara umum jenis-jenis adverb of frequency itu antara lain mampu dilihat pada tabel di bawah ini.

Dari tabel di atas, kita dapat mengetahui arti dari macam-macam adverbs of frequency tersebut dan juga perbandingan dalam % untuk tiap-tiap adverbs tersebut.
Always = selalu
usually = biasanya
often = sering
sometimes = kadang-kadang
seldom/rarely = jarang
never = tidak pernah

Jenis-jenis adverb of frequency di atas mampu kita bagi menjadi dua bagian, yaitu adverbs of frequency afirmatif/positif dan adverbs of frequency negatif. Adverbs of frequency faktual mampu kita pakai dalam kalimat faktual dan negatif dan adverb of frequency negatif hanya mampu dipakai dalam bentuk faktual saja dan tidak mampu dipakai dalam bentuk negatif alasannya sudah terdapat makna “tidak” pada kata tersebut.
Adverb of frequency negatif yaitu “never” dan sisanya ialah adverbs of frequency positif. 
Jadi kita tidak boleh memakai kata “never’ pada kalimat negatif tetapi kata tersebut harus selalu dalam kalimat berbentuk positif.  contoh;
I don’t never go to Jambi.   I never go to Jambi.
Adverbs of frequency faktual mampu digunakan dalam kalimat pisitif maupun negatif, contoh;
I always go to Jambi.
I don’t always go to Jambi.
She often eats pizza.
She doesn’t often eat pizza.

Posisi atau letak adverbs of frequency dalam kalimat
Adverb of frequency mampu diletakkan pada:

1. Di awal kalimat.
contoh;
Sometimes they play cards.
2. Sebelum kata kerja utama/setelah subjek
Contoh:
He often watches TV.
Rika seldom goes swimming.
3. Di final kalimat
We eat pizza sometimes.

Note: Adverb of frequency tidak boleh diletakkan antara kata kerja dan objek. Contoh;
I play often cards.
We eat rarely pizza.
My father buys sometimes candies.

Contoh pemakaian adverb of frequency dalam kalimat.
Joe: HI, Andy. Do you like pizza?
Andy: Yes, I like it very much.
Joe: How often do you eat pizza?
Andy: I seldom eat pizza.
Joe: Why do you seldom eat pizza?
Andy: Because pizza is expensive.
################
Hello, My name is Rina. I like travelling. I often go to Jambi. It’s a beautiful province. I usually go to Jambi on holiday.  What about you, Where do you usually go on holiday?

Sekiain dulu penjelasan mengenai adverbs of frequency, agar teman-teman dapat memahaminya dan dapat menggunakan secara benar. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *