9+ Contoh Teks Eksplanasi [[Pengertian Struktur Ciri-Ciri]]

Oke semua, berhubung artikel ini sudah out of date atau kadaluarsa, maka saya memutuskan untuk memperbaruinya heheheheh. Saya akan sedikit menambahkan pengetahuan gres pada artikel ini untuk membuat teman semua semakin paham apa yang dinamakan Teks Eksplanasi itu. Pada artikel ini kita akan membahas semua ihwal teks eksplanasi, mulai dari pengertian, struktur, ciri-ciri, dan contohnya.

Kalau tidak salah, bahan ini teman dapatkan ketika teman duduk di kelas 10 atau 11 kalau saya nggak salah hehehe. Nah untuk mempermudah navigasi teman dalam membaca, saya akan menyediakan point-point yang mampu teman gunakan untuk melompat satu bahan ke bahan lainnya, jadi pribadi aja kita mulai pembahasan kali ini ihwal pengertian, struktur dan pola teks eksplanasi.

Point-Point Penting:

Pengertian Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi yaitu teks yang berisi penjelasan-penjelasan ihwal proses mengapa dan bagaimana dari suatu topik yang berafiliasi dengan fenomena-fenomena alam maupun sosial yang terjadi di kehidupan kita setiap harinya.

Kalau kita lihat, banyak sekali fenomena-fenomena yang ada disekitar kita. Bahkan setiap tahun ada saja fenomena-fenomena baru tentu yang berhubungan dengan fenomena sosial ya, kalau fenomena alam jarang sekali ada hal-hal yang baru.

Terjadi suatu fenomena mampu disebabkan karena adanya interaksi entah itu antar kondisi alam, antara insan dengan alam, atau antara insan dengan manusia. Tentunya sebagai makhluk hidup yang diberi logika dan pikiran oleh Tuhan, kita perlu untuk mempelajari semua fenomena yang terjadi tersebut dan mampu mengambil pelajaran dari hal tersebut.

Semua fenomena tersebut memiliki hubungan karena akhir dan memiliki proses. Semua fenomena tersebut tidak hanya kita rasakan dan nikmati saja, tapi juga harus kita pelajari mengapa dan bagaimana fenomena tersebut mampu terjadi.

Struktur Teks Eksplanasi

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Suatu teks dikatakan sebagai teks eksplanasi kalau memenuhi beberapa ciri berikut ini:

  1. Informasi-informasi yang termuat didalamnya berdasarkan fakta dan konkret adanya tanpa ditambahi opini-opini yang belum terang kebenarannya.
  2. Hal yang dibahas yaitu suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau berafiliasi dengan ilmu pengetahuan.
  3. Sifatnya informatif dan tidak berusaha untuk memengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas.
  4. Terdiri dari pernyataan umum, urutan karena akibat, dan interpretasi.
Dengan ke-4 ciri diatas, sudah membuat teks eksplanasi ini beda dari teks lainnya. Selain itu, kita tidak bisa secara sembarangan membuat sebuah teks eksplanasi, kita harus mengumpulkan aneka macam data-data entah itu melalui penelitian, wawancara, atau membaca dari aneka macam sumber.
Data yang sudah kita dapat juga harus kita cek terlebih dahulu, kita harus melaksanakan perbandingan dengan data-data lainnya, itulah mengapa diperlukan lebih dari 1 data untuk membuat sebuah informasi dalam teks ini menjadi lebih akurat.
Selain itu, teks ini tujuannya adalah untuk memperlihatkan gosip kepada pembaca, bukan persuatif atau permintaan untuk melaksanakan sesuatu.

Struktur Teks Eksplanasi yang Benar

Berikut struktur dari teks eksplanasi yang benar dan sesuai dengan urutan yang pas, sebagai berikut:
  1. Pernyataan Umum (General Statement), merupakan episode pertama dari teks eksplanasi yang isinya mengenai penyampaian topik atau permasalahan yang akan dibahas. Bagian ini berisi gambaran mengenai apa dan mengapa fenomena tersebut mampu terjadi. Penulisan dari pernyataan umum ini harus menarik biar pembaca mau membaca teks eksplanasi tersebut hingga selesai.
  2. Deretan Penjelas, merupakan episode yang sering juga disebut sebagai urutan karena akhir dari suatu fenomena. Pada episode ini, terdapat penjelasan yang detail dari suatu fenomena yang dibahas secara mendalam dan berdasarkan urutan waktu.
  3. Interpretasi, merupakan episode simpulan atau penutup dari teks eksplanasi yang berisi inti sari atau kesimpulan dari topik atau proses yang dibahas.
Untuk episode struktur, kemungkinan akan ada pembaruan atau pergantian seiring berjalannya waktu. Untuk ketika ini berdasarkan aneka macam sumber yang saya dapat, entah itu dari buku dan artikel-artikel di internet, strukturnya masih 3 ibarat diatas.
Nah kalau memang kedepannya ada pergantian, saya mohon dengan sangat kepada teman pembaca ini untuk memberi tahu kita semua melalui kolom komentar, saya akan sangat menghargai itu.
Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi
Berikut ini kaidah kebahasaan dari teks eksplanasi:
  1. Sering menggunakan istilah-istilah ilmiah
  2. Banyak menggunakan kata kerja material dan relasional
  3. Menggunakan konjungsi waktu dan kausal, contohnya: kemudian, sebelum, setelah, jika, bila, sehingga

Contoh Teks Eksplanasi

Setelah teman semua paham mengenai pengertian, ciri-ciri dan struktur dari teks eksplanasi, selanjutnya saya akan membuatkan beberapa model pola dari teks ini yang mungkin akan bermanfaat untuk teman ketahui.
#1. Contoh Pertama
Untuk pola teks yang pertama, saya akan mengambil contoh teks eksplanasi fenomena alam singkat. Untuk teman yang ingin tahu lebih jelas, silahkan untuk membaca pola dibawah ini.

Teks Eksplanasi Tentang Banjir Bandang

Proses terjadinya banjir

Kita tahu bahwa di Indonesia sering sekali terjadi fenomena alam yaitu banjir, terutama pada ketika animo penghujan. Banjir disebut sebagai musibah karena fenomena alam ini sangat merugikan sekali bagi masyarakat. banjir sendiri dapat diartikan sebagai kurangnya atau tidak cukupnya kapasitas sungai, danau, drainase atau aliran air lainnya untu menampung debit air yang jumlahnya sangat banyak. Karena itu, air akan meluap dan akan memasuki lingkungan sekitarnya.

Umumnya masyarakat yang tinggal di kota yang padat akan menempati tempat yang seharusnya tidak ditinggali, salah satunya yaitu bantaran sungai. Karena banyak yang tinggal disana menjadikan kapasitas dari sungai itu sendiri akan berkurang, ditambah dengan perilaku membuang sampah sembarangan semakin memperburuk keadaan. Akibatnya juga akan berdampak pada masyarakat itu sendiri yaitu lingkungannya akan terendam banjir.

Ada dua faktor yang memicu terjadinya bencana banjir, yaitu faktor alam dan faktor sosial. Faktor alam yaitu banjir yang disebabkan karena faktor alam. Alam akan menghasilkan hujan deras yang terjadi dalam waktu yang cukup lama, akibatnya, daerah-daerah ibarat sungai, danau dan tempat penampung lainnya akan meluap karena tidak mampu menampung kapasitas air yang masuk kedalamnya. Setelah itu, air akan meluber ke tempat sekitarnya termasuk ke pemukiman warga sekitar. Selain itu, ada juga banjir lahar cuek yang disebabkan karena erupsi gunung berapi.

Faktor kedua yaitu faktor sosial. Faktor sosial ini sering sekali menjadi penyebab terjadinya banjir akhir-akhir ini. Hal ini terjadi karena kebiasaan insan yang merusak alam. Yang paling terlihat yaitu perilaku masyarakat yang sering membuang sampah sembarangan termasuk di sungai. Selain itu, membangun di tempat resapan juga menjadikan terjadinya bencana banjir.

Mendangkalnya permukaan sungai dan hilangnya tempat resapan menjadikan semua proses yang seharusnya terjadi dengan baik akan kacau, ibarat misalnya sungai yang menyempit karena banyaknya tumpukan sampah mengakibatkab daya tampung dari sungai menjadi sedikit dan juga hilangnya tempat resapan akan membuat air hujan akan sulit untuk masuk kedalam tanah, hasilnya semua air tersebut akan masuk ke pemukiman warga dan terjadilah bencana banjir.

Berdasarkan pemaparan diatas, kita mampu menarik kesimpulan, gotong royong bencana banjir tidak semata-mata karena faktor alam saja, tetapi masih ada faktor sosial yang mana manusialah yang menjadi pelakunya. Untuk itu, jangan hanya menyalahkan alam saja, tetapi juga kita harus mengoreksi diri kita masing-masing yang sebenarnya kitalah yang menyebabkan bencana banjir itu terjadi.

Itu tadi untuk model contoh teks eksplanasi ihwal peristiwa alam, kalau teman merasa kurang lengkap, silahkan kunjungi beberapa pola teks eksplanasi ihwal alam yang sudah saya buat.

Silahkan cek artikel diatas.
Oke kita lanjut ke pola lainnya…

#2. Contoh Kedua

Teks Eksplanasi Candi Borobudur

Borobudur dikenal sebagai salah satu candi Budha terbesar yang ada didunia. Candi ini berlokasi di Provinsi Jawa Tengah, tepatnya di kota Magelang dan berjarak kurang lebih 100 km sebelah barat laut dari kota Yogyakarta. Meskipun berlokasi di kota Magelang, namun candi Magelang lebih dikenal sebagai salah satu tujuan wisata kalau kita berada di Yogyakarta. Menurut gosip yang beredar, candi dengan bentuk stupa ini telah berdiri semenjak tahun 800 dan masih berdiri dengan kokoh hingga ketika ini.

Meskipun sudah berumur ribuan tahun lamanya, keindahan Candi Borobudur masih sangat terjaga dan masih digunakan untuk tempat ibadah. Setiap harinya banyak wisatawan baik domestik ataupun luar yang datang ke candi ini bukan hanya sekedar untuk berfoto-foto saja, melainkan juga mengetahui sejarah, kisah-kisah, dan mitos dibalik berdirinya candi Budha terbesar ini. Karena hal itulah tak ayal kalau Candi Borobudur sempat dinobatkan sebagai salah satu 7 keajaiban dunia.

Walaupun masih terjaga keindahannya, namun dibeberapa sisi terdapat kerusakan-kerusakan entah karena faktor alam ibarat akhir gempa bumi dan ada juga karena faktor insan yang tidak bertanggung jawab. Karena hal itulah dilakukan renovasi atau perbaikan biar candi ini masih tetap mampu dinikmati walaupun keasliannya sudah tidak ibarat dulu.

Candi Borobudur ini yaitu candi Budha yang menjadi salah satu yang terbesar tidak hanya di Indonesia, melainkan didunia. Terdapat sejarah yang menakjubkan dibalik berdirinya candi ini. Tidak berlebihan kalau Candi Borobudur layak dinobatkan menjadi salah satu aset berharga negara ini yang wajib dijaga kelestariannya biar anak cucu kita mampu menikmatinya.


#3. Contoh Ketiga


Teks Eksplanasi Tentang Gunung Meletus

Gunung meletus yaitu salah satu bentuk peristiwa alam yang belakangan ini sering terjadi di negara kita. Indonesia mempunyai banyak sekali gunung berapi, baik yang masih aktif atau yang sudah mati. Gunung berapi yang masih aktif siap untuk meletus kapan saja dan tentunya akan menimbulkan kerusakan.

Meletusnya gunung berapi diakibatkan seluruhnya oleh gejala alam tanpa ada campur tangan insan didalamnya. Peristiwa ini terjadi sebagai akhir dari adanya endapan magma yang terakumulasi di dalam perut bumi. Karena adanya tekanan gas yang sangat tinggi, menjadikan magma ini keluar melalui celah kawah gunung. Sedikit info seputar magma, jadi magma yaitu cairan pijar yang sangat panas dengan suhu melebihi angka 1000 derajat celcius. Magma yang sudah keluar lewat celah kawah tadi disebut lava dan suhunya akan turun menjadi sekitar 700 derajat celcius.

Tidak hanya lava, terdapat material lain yang dikeluarkan oleh gunung berapi, antara lain yaitu batu-batuan dan bubuk vulkanik. Untuk bubuk vulkanik sendiri dapat tersebar hingga radius yang sangat jauh, bahkan hingga dinegara tetangga kita ibarat Malaysia, Singapura, dan Brunei. Bahkan ketika Gunung Krakatau meletus, abunya hingga hingga benua Eropa.

Ketika proses meletusnya gunung berapi terjadi, wilayah di sekitar gunung akan mengalami gempa vulkanik yang besar kecilnya skala tergantung dengan besarnya letusan yang terjadi.

Setelah proses letusan berhenti bukan berarti bencana juga berhenti, masyarakat sekitar tetap harus waspada dengan terjadinya banjir lahar cuek yang dapat merusak aneka macam akomodasi dan bangunan yang dilewatinya. Walaupun memberi dampak buruk, lahar cuek juga bermanfaat untuk menyuburkan tanah.

Meletusnya gunung berapi memang menjadi fenomena alam yang tidak mampu diprediksi kehadirannya. Untuk itu kita harus tetap waspada mengingat Indonesia terletak di tempat “Ring Of Fire” dengan banyak gunung api aktif. Walaupun begitu, letusan gunung berapi ternyata juga menyimpan manfaat bagi lingkungan.

Sekian bahan dari saya mengenai Teks Eksplanasi, semoga artikel lengkap diatas mampu bermanfaat bagi kalian semua para pembaca setia blog sederhana saya ini. Terima Kasih.