8 Langkah Langkah Metode Ilmiah Biologi [UPDATE]

Hai teman semua, kali ini saya selaku admin dari ingin membuatkan sebuah materi yang pastinya cukup penting sekali bagi kalian para pelajar. Materi yang akan saya bagikan yaitu Metode Ilmiah.

Nah kita nanti akan berguru mengenai apa saja sih langkah langkah metode ilmiah secara berurutan, dan menyerupai apa urutan metode ilmiah tersebut. Ini penting sekali bagi kalian para pelajar yang sedang ingin membuat sebuah penelitian mengenai suatu hal yang berkaitan dengan hal ilmiah.

Metode Ilmiah Biologi lah yang akan saya bagikan nanti kepada teman semua. Semua pastinya sudah pernah yang namanya melaksanakan suatu penelitian. Nah ada beberapa hal penting yang perlu teman perhatikan nih. Apa saja urutan metode ilmiah tersebut, silahkan disimak sobat.

Dan pertanyaan jelaskan langkah langkah metode ilmiah biologi akan terjawab jikalau teman membaca artikel ini sampai selesai.

Langkah Langkah Metode Ilmiah Biologi

Langkah Langkah Metode Ilmiah
Seperti yang saya jelaskan tadi, kita akan membahas mengenai langkah-langkah metode ilmiah yang urut dan benar. Berikut ini urutan metode ilmiah yang perlu teman semua pahami.
1. Melakukan Observasi
Observasi yakni pengamatan lingkungan sekitar untuk menentukan objek yang paling sempurna untuk penelitian. Menurut pelaksanaannya observasi dapat dibedakan menjadi 2 buah bentuk sebagai berikut.
  • Observasi partisipasi (pengamatan terlibat) yaitu penelitian ikut aktif berpartisipasi pada acara yang sedang diamati. Berdasarkan segi keterlibatan pengamat (observer), acara observer dapat dibedakan menjadi partisipasi sebagian dan partisipasi penuh.
  • Observasi nonpartisipasi (pengamatan tidak terlibat) yaitu observer tidak melibatkan diri ke dalam objek.

2. Merumuskan Masalah
Masalah merupakan pertanyaan apa, mengapa, atau bagaimana perihal objek yang akan diteliti. Masalah yang akan teman teliti harus terang batasannya. Sebaiknya problem juga harus spesifik biar mempermudah dalam pelaksanaan penelitian dan melaksanakan kontrol. Contohnya yakni apabila sebatang tanaman berbunga, maka umumnya setelah itu akan berbuah. Tetapi mungkin pada kenyataannya teman akan menemukan sebatang tanaman yang berbunga lebat tetapi setelah itu tidak membentuk buah. Hal tersebut mampu menjadi permasalahan ilmiah, yaitu mengapa tanaman yang berbunga lebat tidak mampu membentuk buah?
Urutan Metode Ilmiah

3. Mengumpulkan Data
Setelah problem dapat dirumuskan, kita mulai mengumpulkan data atau keterangan. Pengumpulan data dapat dilakukan melalui pengamatan pribadi (observasi) atau secara kepustakaan (membaca buku-buku hasil penelitian sebelumnya).
4. Merumuskan Hipotesis
Hipotesis merupakan suatu wangsit atau dugaan sementara perihal penyelesaian problem yang diajukan dalam proyek ilmiah. Misalnya, tanaman tersebut tidak dapat berbuah alasannya yakni setelah berbunga tidak terjadi penyerbukan alasannya yakni hewan-hewan polinator menyerupai lebah dan kupu-kupu tidak dijumpai di tempat tersebut. Hipotesis dirumuskan atau dinyatakan sebelum penelitian yang saksama atas topik proyek ilmiah dilakukan, risikonya kebenaran hipotesis ini perlu diuji lebih lanjut melalui penelitian bukan berarti penelitian yang dilakukan salah.Urutan langkah langkah metode ilmiah biologi selanjutnya adalah…
5. Melakukan Penelitian atau Eksperimen
Eksperimen yakni percobaan yang dilakukan untuk menguji hipotesis yang sudah ada. Eksperimen terlebih dahulu direncanakan sebelum dilakukan. Pelaksanaan eksperimen yakni proses penelitian yang menghasilkan data-data eksperimen yang akan dianalisisi untuk mengambarkan kebenaran mengenai hal-hal yang akan dikerjakan beserta alat dan materi serta langkah-langkahnya. Contohnya yakni mendatangkan lebah atau kupu-kupu untuk membantu penyerbukan bunga-bunga tersebut. Dalam percobaan diamati apakah benar setelah didatangkan lebah dan kupu-kupu kemudian terjadi penyerbukan dan terbentuk buah.
6. Mengolah dan Menganalisis Data
Data yang teman peroleh dapat berupa data kuantitatif (berupa angka-angka, misalnya tinggi, berat, panjang, luas, kandungan zat, dan sebagainya) maupun data kualitatif (misalnya warna, tekstur, bentuk, dan sebagainya). Sobat harus menggunakan alat ukur yang sempurna dan standar sehingga diperoleh data kuantitatif yang akurat. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis, ditafsirkan, dan jikalau perlu diuji secara statistik sebagai dasar untuk menolak atau mendapatkan hipotesis yang telah diajukan.
7. Menarik Kesimpulan
Kesimpulan diambil berdasarkan data-data yang telah dianalisis dan diuji untuk mendapatkan atau menolak hipotesis yang diajukan. Hipotesis diterima bila data-data yang dikumpulkan sesuai/ mendukung pernyataan dalam hipotesis. Sebaliknya bila data-data tidak sesuai maka hipotesis harus ditolak. Misalnya, setelah didatangkan lebah dan kupu-kupu ternyata tanaman tersebut dapat membentuk buah alasannya yakni di lingkungannya tidak ada hewan-hewan polinator.

8. Mempublikasikan Hasil
Membuplikasikan hasil yakni menginformasikan pada orang lain hasil dari eksperimen yang telah dilakukan biar orang lain mengetahui atau dapat mengujicobakan kembali. Mempublikasikan hasil dapat dilakukan dengan menyusun laporan hasil penelitian (laporan ilmiah), menerbitkan dalam jurnal penelitian, atau koran sekolah.
Nah itu beliau sob artikel mengenai langkah-langkah metode ilmiah biologi yang urut, semoga bermanfaat ya dan mampu membantu teman semua.