Fakta Unik Dunia Kenapa Burung Bisa Terbang ?

Cobalah kalian melihat ke atas, ke langit maksudnya. Dan perhatikan burung, bagaimana ciptaan Tuhan yang satu ini bias terbang ? beberapa jenis burung seperti burung camar, burung pelikan, sedang terbang rendag di angkasa. Mereka memiliki sayap yang membantu mereka untuk terbang
Ada hal lucu yang pernah kalian dengar ketika kalian masih duduk di bangku SD. Yaitu salah satu hewan udara ada burung, dan burung tinggal di udara. Itulah hal yang paling lucu, karena burung tinggal dipohon, mereka tidak melayang diudara untuk tinggal. Hanya saja mereka memiliki sayap untuk mereka gunakan terbang dan mencari makan
Kita bias perhatikan contoh penerapan pada bidang teknologi, terliat bahwa pesawat yang breatnya hingga ratusan ton dapat terbang diudara. Maka dari itu mari kita bahas rahaia burung bisa terbang
Burung terbang menggunakan seluruh bagian tubuh mereka. Mereka selalu terbang dalam berkelompok, sehingga kadang kita melihat burung yang terbang membentuk formasi V. Aksi burung terbang ini melibatkan konsep fisika.
Ada empat jenis gaya yang bekerja ketika burung terbang.
1. Drag force. 
 
Gaya ini disebut sebagai gaya hambat udara. Kok udara dihambat ? bukannya mereka butuh udara untuk terbang ? gaya ini berasal dari tumbukan molekul – molukul udara dengan tubuh burung. Jika kalian perhatikan, arah gaya ini berlawanan arah dengan gerak burung, sehingga udara terkesan terhambat pada tubuh burung. Gaya ini berubah besarnya tergantung pada besarnya badan burung dan kecepatan burung terbang
Maka semakin luas permukaan burung (badan burung) maka gaya hambatnya juga semakin besar. Semakin cepat burung bergerak, maka gaya hambat ini juga akan semakin besar. Jika kalian ingin bayangkan, suatu ilustrasi yang dapat menggambarkan gaya ini adalah hambatan yang dirasakan ketika kita berjalan melawa arah angin yang sedang bertiup kencang. Hambatan ini akan terasa semakin besar ketika kalian merentangkan tangan ke samping.
2. Lift force atau biasa disebut sebagai gaya angkat.
Gaya ini merupakan gaya yang mengangkat burung keatas. Seperti halnya pada pesawat, gaya ini diterapkan ketika pesawat akan take off. Terdapat dua hal yang memenagruhi gaya ini yaitu kepakan sayap burung dan aliran udara yang lewat sayap
Ketika burung mengepakkan sayapnya kebawah, maka sayap tersebut sedang menekan udara kebawah, akibatnya udara akan menekan balik sayap dan mendorong burung untuk naik keatas. Hal ini sesuai dengan hokum aksi – reaksi Newton. Maka semakin cepat kepakan sayap, gaya angkat akan semakin besar pula.
Terdapat pula pengaruh terhadap jenis – jenis burung yang tergolong gemuk dan memiliki berat badan yang besar. Contohnya pada burung kori bustard dari afrika, ia memiliki otot dda yang kuat sehingga mampu mengepakkan sayap lebih cepat untuk mengangkat tubuhnya yang berat. Berat tubuhnya sekitar 19 kg.

 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Perhatikan gambar diatas. Gambar tersebut memperlihatkan bagaimana udara melewati sayap burung
Udara yang mengalir melalui bagian atas sayap akan bergerak lebih cepat. Hal ini dikarenakan udara menempuh lintasan yang cukup panjang disbanding sayap bagian bawah. Akibatnya, tekanan dibagian aas lebih kecil disbanding tekanan dibagian bawah. Sehingga perbedaan tekanan ini memberikan gaya angkat pada burung
3. Thrust atau disebut dengan gaya dorong.
Gaya ini menyebabkan burung bergerak maju. Gaya ini dihasilkan melalui kepakan sayap burung yang bergerak seperti angka 8 jika burung dilihat dari samping. Kepakan sayap ini menghasilkan sebuah pusaran udara, yang dapat memberikan dorongan bagi burung untuk bergerak maju. Hal ini tergantung pada otot burung sendiri
4. Weight atau gaya berat.
Gaya ini dipengaruhi oleh gaya Tarik gravitasi bumi. Jadi ini anya dipengaruhi oleh massa burung itu sendiri
Keempat kombinasi ini digunakan untuk burung beratraksi diudara
Terima Kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *