Fakta Unik Dunia Jenis – Jenis Gerak Terbang Burung

salah satu ciptaan Tuhan yang paling indah yang dapat terbang adalah burung. Burung memiliki suatu kemampuan yang diberikan oleh Tuhan yang bisa membuat dirinya terbang menggunakan sayap – sayapnya.
Ketika burung terbang diudara, kadang kita melihat mereka terbang memiliki gaya masing- masing. Burung nuri memiliki cara terbang yang berbeda dengan burung gagak
Berikut ini adalah paparan empat jenis gerak yang sering dilakukan oleh burung ketika sedang terbang
Parachuting atau Gerak Parasut

 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Gerak parasut merupakan gerak jatuh bebas diudara. Terkadang burung yang sedang melakukan gerakan ini biasanya akan berpilin – pili memutar dirinya diudara. Berdasarkan konsep fisika, maka sudut kemiringan yang dibutuhkan adalah sebesar 45 derajat atau lebih terhadap garis mendatar. Untuk melakukan gerak ini, maka burung harus memperbesar gaya hambat yang ia miliki. Caranya ialah memperbesar luas permukaannya, misalnya dengan melebarkan sayapnya.
Gliding atau Gerak Meluncur
 
Gerak meluncur adalah gerak jatuh yang membentuk sudut 45 derajat. Hal ini hamper sama dengan gerak parasut. Namun yang menjadi perbedaan adalah meluncur dengan sedater mungkin. Hal ini dapat dilakukan burung dengan memperkecil gaya hambat udara. Dengan melakukan gaya ini, makan burung dapat menempuh jarak mendatar sebesar 8.5 meter, tetapi hanya turun sejauh 1 meter saja. Namun hal ini bergantung pada kemampuan burung.
Flight atau Gerak Terbang

 

Hosting Unlimited Indonesia

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Gerakan ini dilakukan dengan mengepakan sayapnya. Kepakan sayap ini digunakan untuk menghasilkan gaya dorong yang besar sehingga ia mendapatkan gaya dorong ke depan. Gaya kedua yang dihasilkan adalah gaya angkat. Sehingga gaya angkat ia gunakan untuk naik ke atas dan gaya dorong ia gunakan untuk mendorong dirinya menuju keatas.
Soaring atau Gerak Membubung
 
Gerakan ini disebut gerak naik tanpa mengepakan sayapnya. Gerakan ini dilakukan oleh burung dengan memanfaatkan arus udara. Akibat oleh pemanasan matahari dan suhu udara.
Arus udara inilah yang dimanfaatkan oleh burung rajawali untuk membubung tinggi tanpa perlu mengepakkan sayapnya yang besar (hemat energi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *