Cara Mengisi Pembelajaran JJM SD dan SMP KTSP dan K-13 Pada Dapodik 2018

update pengisian pembelajaran JJM SD dan SMP KTSP dan k13 Dapodik 2018 – postingan ini membahas Cara Mengisi Pembelajaran JJM KTSP dan Kurukulum 2013 SD dan SMP Pada Dapodikdasmen. Sahabat guru-id, Pada tanggal 4 Agustus 2017 telah lahir dapodik versi 2018 dalam keadaan sehat walaafiat yang mampu di unduh installer nya dengan mudah melalui laman website resmi dapodikdasmen kemdikbud. Nah selain Isntaller ada banyak fitur gres yang tidak kalah penting untuk bapak ibu unduh sebagai pedoman mengerjakan dapodik yaitu Panduan Penggunaan Aplikasi Dapodik Versi 2018. Nah sebelum menuju topik utama, mari kita lihat apa saja yang gres pada dapodik 2018. Selamat membaca

Fitur gres dapodik 2018

  • Pembaruan tampilan antarmuka pengguna
  • Fungsi ganti gambar profil pengguna
  • Penambahan menu Sekolah Aman pada data rinci sekolah
  • Penambahan kolom isian pada sanitasi di data rinci sekolah
  • Penambahan kolom Aktivitas Peserta didik pada tabel MoU Kerjasama untuk SMK pada data rinci sekolah
  • Penambahan isian nama wajib pajak di form sekolah
  • Menu dropdown di data rinci sekolah
  • Penambahan penilaian komponen pada input kondisi
  • Status tingkat kerusakan
  • Sidebar data periodik sarana, buku dan alat
  • Status kolom “vld”
  • Menu validasi (hanya 1 kali perbaikan)
  • Kolom ID Bank, Rekening Bank, dan Rekening atas nama
  • Kolom nama wajib pajak pada PTK
  • Sidebar daftar peran tambahan
  • Menu paging pada tabel PTK
  • Penambahan kolom akseptor KIP pada Peserta Didik
  • Penambahan kolom nomor KIP pada Peserta Didik
  • Penambahan kolom nama di KIP pada Peserta Didik
  • Penambahan kolom nomor KKS pada Peserta Didik
  • Penambahan kolom nomor registrasi sertifikat lahir pada Peserta Didik
  • Penambahan kolom alasan menolak KIP pada Peserta Didik
  • Penambahan kolom NIK ayah, ibu, dan wali pada Peserta Didik
  • Menu paging pada tabel PD
  • Pengelompokan validasi berdasarkan tabel sekolah, sarpras, peserta didik, ptk, rombongan belajar, pembelajaran
  • Mengubah pengaturan bahasa tampilan standar menjadi bahasa Indonesia
  • Bug tidak mampu simpan pengguna pada tambah pengguna di menu administrasi pengguna
  • Bug tidak mampu tambah kegiatan pengajaran gres untuk SMA
  • Penonaktifan menu tambah/ubah/hapus di tabel legalisasi sekolah dan tabel blockgrant
  • Penyeragaman deteksi kepala sekolah di beranda dan validasi
  • Validasi email dan website
  • Perubahan nama kolom “keterangan” menjadi “spesifikasi”
  • Verifikasi format penulisan NPWP
  • Pengaturan pengisian no SK dan TMT berdasarkan jenis kepegawaian PTK
  • Perubahan nama kolom dari “NIK” menjadi “NIK/No. Passport untuk WNA” pada formulir PTK
  • Penguncian data rw. sertifikasi, inpassing non-PNS pada data rinci PTK
  • Perbaikan nama tab “Buku” menjadi “Buku yang pernah ditulis” pada data rinci PTK
  • Tambah gres PTK pada aplikasi dinonaktifkan
  • Penambahan kolom acuan “kembali bersekolah”
  • Perubahan penamaan kolom dari “Paket Keahlian” menjadi “Program Pengajaran” pada rombongan belajar
  • Informasi jumlah jam per kelompok matpel pada pembelajaran
  • Download excel validasi per kelompok validasi

nah setelah membaca pembaruan pada aplikasi dapodik Versi 2018 diatas, berikutnya silahkan anda pelajari secara mampu bangkit diatas kaki sendiri melalui aplikasi yang telah terinstall di laptop anda. adapun Untuk mendukung implementasi Aplikasi Dapodik Versi 2018 semoga berjalan dengan baik, maka Sekretariat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah menyusun Panduan Penggunaan Aplikasi Dapodik Versi 2016 termasuk juga petunjuk Pengisian Pembelajaran JJM KTSP dan Kurikulum 2013 Pada Dapodik Versi 2016 sudah ada didalamnya.

Baca juga: Cara Tambah/mutasi PTK pada Dapodik Versi 2016

Sahabat operator sekolah, Pembelajaran mencatat semua pembagian peran mengajar guru pada masing-masing rombel. Pemetaan PTK pada data pembelajaran harus sesuai dengan SK Pembagian Beban Jam Mengajar yang dikeluarkan oleh Kepala Sekolah semoga tidak terjadi tumpang tindih data jam mengajar PTK, nah berikutnya akan kita bahas perihal prosedur entri pembelajaran KTSP dan Kurikulum 2013.

Cara Pengisian Pembelajaran Dapodik Versi 2018 untuk SD dan SMP KTSP dan K13

Berikut kami bagikan secara lengkap mengenai panduan/cara mengisi pembelajaran pada dapodik versi 2016 untuk satuan pendidikan yang melakukan kurikulum KTSP dan K13

1. Rambu-Rambu Pengisian Pembelajaran SD KTSP

Kelas Rendah

 Kelas 1 : 26 Jam
 Kelas 2 : 27 Jam
 Kelas 3 : 28 Jam

Kelas Tinggi Total (32 Jam)

 Guru Kelas mengajar 25 Jam :
 PKn (2 jam)
 Bahasa Indonesia (5 jam)
 Matematika (5 jam)
 Ilmu Pengetahuan Alam (4 jam)
 Ilmu Pengetahuan Sosial (3 jam)
 Seni Budaya dan Keterampilan (4 jam)
 Muatan Lokal (2 jam)
 Guru Agama (3 Jam)
 Guru PJOK (4 Jam)
 Diperbolehkan Menambahkan 4 Jam pelajaran apa saja sesuai kebutuhan peserta didik.
 Karena Kepala Sekolah harus mengajar 6 jam, maka Kepala Sekolah mampu memanfaatkan 4 jam wajib embel-embel tanpa mengurangi JJM Guru Kelas

 Jika Kepala Sekolah sudah sertifikasi Guru Kelas maka Kepala Sekolah dapat mengajar salah satu pelajaran Guru Kelas. Misalnya PKn (2 jam x 3 rombel).

Jika Kepala Sekolah sudah sertifikasi Guru Kelas maka Kepala Sekolah dapat mengajar salah satu pelajaran Guru Kelas. Misalnya PKn (2 jam x 3 rombel).

 Jika Muatan Lokal diajar oleh Guru tersendiri, maka muatan lokal juga memanfaatkan 4 jam embel-embel semoga tidak mengurangi JJM guru Kelas

gambar cara mengisi jjm di dapodik versi baru

 Mata pelajaran Wajib yang JJM Totalnya melebih standar kurikulum maka akan menjadi Tidak Normal

 Contoh :

 Team Teaching : Guru Kelas menjadi tidak normal

2 guru PJOK Masing masing 3 Jam (Total 6 jam) : PJOK menjadi tidak Normal alasannya ialah JJM Kurikulum PJOK : 4 Jam

 Ketidaknormalan suatu mapel tidak menghipnotis mapel lain

 Mata pelajaran Wajib Tambahan kalau melebihi 4 jam maka keseluruhan JJM Tambahan menjadi tidak normal.

 Contoh Jam Wajib Tambahan :
 Guru Kelas menambahkan 2 Jam
 Muatan Lokal Bahasa Daerah menambahkan 2 Jam
 Muatan Lokal Potensi Daerah menambahkan 2 Jam
 Total JJM Wajib Tambahan ialah 6 jam sehingga ketiga mapel embel-embel menjadi tidak normal

 Jam Wajib 32 Jam tidak terpengaruh oleh ketidaknormalan JJM Tambahan

 Untuk Mata pelajaran Agama dapat diisikan semua Agama yang diajarkan pada kelas ybs, tidak akan menghipnotis kenormalan jjm rombel

2. Rambu-Rambu Pengisian Pembelajaran SD K13

  • Kelas rendah (30-34 jam)
  • Kelas Tinggi (36 jam)
  • Agama : 4 Jam
  • PKn : 6 Jam
  • Bahasa Indonesia : 10 jam
  • Matematika : 6 Jam
  • Seni, Budaya dan Keterampilan (termasuk Mulok) : 6 Jam
  • PJOK (termasuk mulok) : 4 jam

 Pembagian Jam Mengajar

  • Guru Agama : 4 Jam
  • PJOK : 4 Jam
  • Guru Kelas : 24 – 28 Jam (semua pelajaran secara tematik kecuali PJOK dan Agama) Panduan Penggunaan Aplikasi Dapodik Versi 2016 – DITJEN DIKDASMEN KEMDIKBUD 122
  • Jika Muatan Lokal diajar oleh Guru tersendiri, maka dapat mengambil embel-embel 2 Jam (khusus Muatan Lokal)
  • Jika Kepala Sekolah mengajar 2 Jam pelajaran Dapat mengambil salah satu sub tema pelajaran Guru Kelas (jika arahan sertifasi 027)

3. Rambu-Rambu Pengisian Pembelajaran SMP KTSP

  • Jam Wajib (32 Jam)
  • Agama : 2 Jam
  • PKn : 2 Jam
  • Bahasa Indonesia : 4 jam
  • Bahasa Inggris : 4 Jam
  • Matematika : 4 jam
  • IPA Terpadu : 4 Jam
  • IPS Terpadu : 4 Jam
  • Seni Budaya : 2 Jam
  • PJOK : 2 Jam
  • Keterampilan: 2 Jam
  • Muatan Lokal Bahasa Daerah : 2 Jam
  • Jam Wajib Tambahan (4 Jam)
  • TIK : 2 Jam
  • Muatan Lokal Potensi Daerah :2 jam
  • Jam Wajib ialah Jam yang sesuai dengan Struktur Kurikulum KTSP SMP (32 Jam)
  • Jam Wajib Tambahan (4 jam) ialah jam pelajaran embel-embel untuk mapel yang ada dalam struktur kurikulum
  • Jam Tambahan ialah JJM Tidak Wajib untuk mapel apa saja baik dalam struktur kurikulum atau tidak diluar 36 jam
  • Keterampilan dan TIK ialah satu matapelajaran sehingga kalau keduanya diselenggarakan maka salah satu masuk ke dalam Jam Wajib Tambahan.
  • Mata pelajaran Wajib yang JJM Totalnya melebih standart kurikulum (32 Jam) maka akan menjadi Tidak Normal
  • Mata pelajaran Wajib Tambahan kalau melebihi 4 jam maka keseluruhan JJM Wajib Tambahan menjadi tidak normal
  • Untuk Mata pelajaran Agama dapat diisikan semua Agama yang diajarkan pada kelas ybs, tidak akan menghipnotis kenormalan jjm rombel
  • Tidak ada Validasi untuk JJM Tambahan, kecuali untuk mata pelajaran tertentu.

3. Rambu-Rambu Pengisian Pembelajaran SMP K13

  • Diisi sebagai Jam Wajib (38 Jam)
  • Pendidikan Agama : 3 Jam
  • PKn : 3 jam
  • Bahasa Indonesis : 6 Jam
  • Matematika : 5 Jam
  • IPA : 5 Jam
  • IPS : 4 jam
  • Bahasa inggris : 4 Jam
  • Seni Budaya : 3 jam
  • PJOK : 3 Jam
  • Prakarya : 2 jam
  • Diisi sebagai Jam Wajib Tambahan (2 Jam)
  • Khusus Muatan Lokal

  • Diisi sebagai Jam Tambahan Selain Jam Wajib dan Jam Wajib Tambahan
Hosting Unlimited Indonesia

Lanjut Membaca: Cara Mengisi Pembelajaran JJM KTSP dan K-13 SMA pada Dapodik Versi 2018