15 Pengertian, Macam-macam, Fungsi, dan Manfaat Etika Menurut Para Ahli Terlengkap

15 Pengertian, Macam-macam, Fungsi, dan Manfaat Etika Menurut Para Ahli Terlengkap – Dalam kehidupan dilingkungan masyarakat etika dalam bermasyarkat sangat penting sebab insan harus beretika baik atau berprilaku baik pada dikala dilingkungan masyarakat.

Etika  berasal dari bahasa Yunani yaitu ethikos”, yang artinya “timbul dari kebiasaan”. Etika ialah suatu sesuatu yang di mana dan bagaimana suatu cabang utama filsafat yang mempelajari suatu nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai suatu standar dan penilaian moral. Makara etika ialah suatu kebiasaan tata cara dalam berprilaku didalam lingkungan masyarakat.

Pengertian Etika Menurut Para Ahli 

1. DR. James J. Spillane SJ
Menurut DR. James J. Spillane SJ menyatakan bahwa Etika ialah mempertimbangkan atau memperhatikan suatu tingkah laku insan didalam mengambil suatu keputusan yang berafiliasi dengan moral. Etika lebih mengarah pada suatu penggunaan kebijaksanaan sehat insan dengan suatu objektivitas untuk menentukan benar atau salahnya dan tingkah laku seseorang kepada orang lain.
 
2. Prof. DR. Franz Magnis Suseno
Menurut Prof. DR. Franz Magnis Suseno menyatakan bahwa Etika ialah suatu ilmu yang menunjukkan suatu arahan, contoh dan pijakan kepada suatu tindakan manusia.
3. Soergarda Poerbakawatja
Menurut Soergarda Poerbakawatja menyatakan bahwa Etika ialah suatu filsafat yang berkaitan dengan suatu nilai-nilai, perihal baik dan buruknya suatu tindakan dan kesusilaan.
 
4. Drs. H. Burhanudin Salam
Menurut Drs. H. Burhanudin Salam Menyatakan bahwa etika yaitu sebuah cabang ilmu filsafat yang berbicara perihal suatu nilai -nilai dan norma yang mampu menentukan suatu perilaku insan dalam kehidupannya.
5. Drs. O.P. Simorangkir
Menurut Drs. O.P. Simorangkir Menyatakan bahwa etika yaitu suatu pandangan insan terhadap baik dan buruknya suatu perilaku manusia.
 
6. H. A. Mustafa
Menurut H. A. Mustafa Menyatakan bahwa etika ialah sebagai suatu ilmu yang menyelidiki terhadap suatu perilaku yang mana yang baik dan yang buruk dan juga dengan memperhatikan suatu perbuatan insan sejauh apa yang telah diketahui oleh kebijaksanaan pikiran manusia.

7. W.J.S. Poerwadarminto
Menurut W.J.S. Poerwadarminto Menyatakan bahwa etika ialah sebagai suatu ilmu pengetahuan yang mengenai asas-asas atau dasar-dasar suatu moral dan akhlak.
 
8. Drs. Sidi Gajabla
Menurut Drs. Sidi Gajabla menyatakan bahwa etikaialah sebagai suatu teori perihal suatu perilaku atau perbuatan insan yang dipandang dari sisi baik & buruknya yang sejauh mana mampu ditentukan oleh kebijaksanaan manusia.
 
9. K. Bertens
Menurut K. Bertens menyatakan bahwa Etika ialah suatu nilai dan norma moral yang menjadi suatu contoh bagi insan yang secara individu maupun kelompok dalam mengatur semua tingkah lakunya.

10. Ahmad Amin
Menurut Ahmad Amin menyatakan bahwa etika ialah ilmu yang menerangkan perihal arti baik dan buruk dan apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia, Ahmad amin menyatakan sebuah tujuan juga yatitu tujuan yang harus dicapai insan dalam suatu perbuatannya dan menunjukkan suatu arah untuk melaksanakan apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia.
11. Hamzah Yakub
Menurut Hamzah Yakub menyatakan bahwa Etika ialah suatu  ilmu yang menyelidiki suatu perbuatan yang mana yang baik dan buruk, dan memperlihatkan suatu amal perbuatan insan sejauh yang dapat diketahui oleh suatu kebijaksanaan pikiran.
12. Aristoteles
Menurut Aristoteles Mendefinisikan etika kedalam dua pengertian yaitu : Terminius Technicus dan Manner and Custom. Terminius Technicus ialah suatu etika yang dipelajari sebagai suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari suatu problema suatu tindakan atau perbuatan manusia. Sedangkan manner and custom ialah suatu pembahasan etika yang berafiliasi dengan suatu tata cara & tabiat kebiasaan yang melekat dalam kodrat insan (in herent in human nature) yang sangat terikat dengan arti “baik & buruk” suatu perilaku, tingkah laku atau perbuatan manusia.

13. Maryani dan Ludigdo

Menurut Maryani dan Ludigdo Menyatakan bahwa etika ialah sebagai suatu seperangkat norma, aturan atau anutan yang mengatur semua perilaku manusia, yang mana yang harus dilakukan dan yang harus ditinggalkan yang dianut oleh sekelompok masyarakat atau segolongan masyarakat.
 
14.Martin
Menurut Martin Menyatakan bahwa etika yaitu disiplin ilmu yang berperan sebagai suatu contoh atau anutan untuk mengontrol suatu tingkah laku atau perilaku manusia.
 
15. Menurut KBBI
Menurut KKBI mmrndefinisikan bahwa Etika ialah suatu ilmu perihal baik dan buruknya suatu perilaku, hak dan kewajiban moral, sekumpulan suatu asas atau nila-nilai yang berafiliasi dengan akhlak; suatu nilai mengenai benar atau salahnya suatu perbuatan atau suatu perilaku yang dianut oleh masyarakat.

Macam-Macam Etika 

1. Etika Deskriptif
Etika Deskriptif ialah suatu etika yang berusaha menerawang secara kritis dan rasional suatu sikap dan prilaku insan dan apa yang ditujukan oleh insan dalam suatu hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memiliki fakta sebagai suatu dasar untuk mengambil suatu keputusan perihal prilaku atau suatu sikap yang mau diambil
 
Contohnya :
Mengenai masyarakat Jawa yang mengajarkan tatakrama berafiliasi dengan orang yang lebih tua.

2. Etika Normatif

Etika Normatif ialah sebuah etika yang berusaha untuk menetapkan banyak sekali sikap dan suatu pola prilaku ideal yang seharusnya dipunyai oleh insan dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif menunjukkan suatu penilaian sekaligus menunjukkan norma sebagai suatu dasar dan suatu kerangka tindakan yang akan diputuskan.
Suatu Penilaian obyektif yang mempertimbangkan seluruh situasi dari individu / kelompok masyarakat yang melaksanakan suatu tindakan yang didasari acuan-acuan yang terdiri dari kondisi fisik, psikologi, pendidikan, budaya, dan sebagainya.

Contohnya : 

ada etika yang bersifat individual menyerupai kejujuran, disiplin diri, tanggung jawab.

Hosting Unlimited Indonesia

3. Metaetika

Metaetika ialah suatu pendekatan ini lebih menekankan yang bagaimana suatu gagasan etika nya berasal dan apa maknanya. Suatu pendekatan ini lebih bersifat suatu kebahasaan atau pemaknaan atas segala suatu ucapan moral atau mampu di sebut juga jalan atau jembatan menuju etika itu sendiri.


Fungsi Etika 

  • Tempat untuk menerima orientasi kritis yang berhadapan dengan banyak sekali suatu moralitas yang membingungkan.
  • Untuk mengambarkan suatu keterampilan intelektual yakni suatu keterampilan untuk berargumentasi secara rasional dan kritis.
  • Untuk Orientasi etis ini dibutuhkan dalam mengambil suatu sikap yang wajar dalam suasana pluralisme.


Manfaat Etika

  • Dapat menolong suatu pendirian dalam beragam suatu pandangan dan moral.
  • Dapat membedakan yang mana yang tidak boleh dirubah dan yang mana yang boleh dirubah.
  • Dapat menyelesaikan masalah-masalah moralitas ataupun suatu sosial lainnya yang membingungkan suatu masyarakat dengan suatu pemikiran yang sistematis dan kritis.
  • Dapat menggunakan suatu logika sebagai dasar pijak bukan dengan suatu perasaan yang bikin merugikan banyak orang. Yaitu Berpikir dan bekerja secara sistematis dan teratur ( step by step).
  • Dapat menyelidiki suatu duduk perkara hingga ke akar-akarnya bukan sebab sekedar ingin tahu tanpa memperdulikannya
Didalam masyarakat harus memiliki suatu prilaku yang baik didalam bermasyarakat semoga menerima ketentraman didalam masyarakat. Itulah penjelasan perihal 15 Pengertian, Macam-macam, Fungsi, dan Manfaat Etika Menurut Para Ahli Terlengkap. Semoga apa yang dibaca bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan terimakasih.
Baca Juga :